Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar
- calendar_month Selasa, 22 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Era di mana lidah dan gaya hidup terus-menerus dibombardir oleh produk-produk ultra-proses dan serba instan muncul sebuah kerinduan akan sesuatu yang otentik, salah satu dari produk UMKM Pontianak Sirop Serbat Khas Pontianak.
Minuman Air Serbat atau Sirop Serbat yaitu minuman Tradisional Indonesia khas Melayu di Kalbar yang sering disajikan dalam upacara adat serta acara tertentu.
Minuman “Air Serbat” atau “Sirop Serbat” dikenal dengan rasa manis dan sedikit pedas, kaya akan rempah-rempah, sangat nikmat apabila disajikan hangat atau panas, terutama saat cuaca dingin serta memiliki khasiat yang baik untuk membantu menjaga kesehatan.

Ini tidak hanya sebuah sirop serbat biasa bagi sebagian masyarakat Pontianak ini adalah warisan kuliner, obat rindu dan bahkan ‘penjaga’ kesehatan di balik merek salah satu produk UMKM Pontianak yang mulai mendaki jalan kesuksesan ini ada kisah seorang pengusaha UMKM Dody Castria Rahayu yang dengan gigih meracik ulang takdir sebuah resep warisan.
Dalam sebuah perbincangan online eksklusif pada sabtu (19/7), Dody membagikan perjalanannya yang penuh lika-liku, sebuah narasi epik skala UMKM tentang keyakinan, kebangkrutan yang mengancam, ledakan tak terduga, dan sebuah mimpi besar.
Di Balik Nama “Pengusir”
Akar budaya dan warisan resep setiap produk legendaris memiliki cerita asal-usulnya, untuk Sirop Serbat Khas Pontianak ceritanya dimulai dari tempat paling sakral dalam budaya Indonesia yaitu dari dapur seorang nenek.
“Inspirasi utamanya datang dari resep nenek dari pihak istri saya, beliau sering sekali membuatkan minuman ini untuk keluarga,” buka Dody.
Ini bukan hanya minuman pelepas dahaga melainkan sebuah ramuan yang dibuat dengan cinta dan dipercaya memiliki khasiat untuk membantu menjaga kesehatan.
Di sinilah letak keunikan pertama dan paling menarik dari produk ini. “Di Pontianak, orang-orang tua dulu menyebutnya ‘sirop pengusir’,” jelas Dody.

Istilah ‘pengusir’ di sini bukanlah bermakna mistis, melainkan sebuah kiasan budaya untuk menggambarkan kemampuannya ‘mengusir’ rasa tidak enak badan, ‘mengusir’ angin, atau meredakan gejala flu dan meriang.
Ini adalah kearifan lokal yang tertanam dan tumbuh dalam benak masyarakat suatu kepercayaan yang menjadikan sirop ini lebih dari bahan konsumsi.
Keputusan untuk mengabadikan nama “Sirop Serbat Khas Pontianak” sebagai merek dagang adalah sebuah langkah strategis. Dody tidak ingin menciptakan nama baru yang terdengar modern, ia justru ingin mengklaim identitas.



- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
