Keripik Incess Pontianak, Keripik Stik Talas Khas Pontianak
- calendar_month Minggu, 20 Jul 2025

PONTIANAK – (umkmkalbar) Terkadang kita bingung untuk mencari keripik di seputar Kota Pontianak, namun percayalah bahwa di sebuah sudut jalan Purnama I Gang Madyosari 3 nomor 15 A Pontianak Selatan, Kota Pontianak, aroma gurih keripik yang baru diangkat dari wajan menjadi penanda sebuah awal.
Ini bukan sekedar dapur produksi biasa melainkan pondasi dari Keripik Stik Talas, sebuah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Pontianak yang dirintis oleh Ibu Heni Susanti Owner Keripik Incess Pontianak.

Dengan modal awal kurang lebih 2 juta, Heni mengawali usahanya pada penghujung akhir tahun 2018.
Heni Susanti telah mengubah dapur rumahnya menjadi mesin ekonomi keluarga suatu prinsip ketahanan dan bukti nyata bahwa kualitas dan ketulusan adalah resep paling ampuh dalam memulai sebuah usaha atau bisnis.
Awal Mula Keripik Incess Pontianak
Jauh sebelum aroma gurih keripik talas dan singkong memenuhi rumah produksinya, Heni Susanti bergelut di bidang yang sama sekali berbeda.
“Dulu pertama sih ibu bukan di kuliner ya, dulu ibu membuat usaha pengolahan limbah-limbah plastik, jadi ibu olah jadi bunga,” kenangnya.
Karena usaha atau bisnis bunga daur ulang itu bersifat musiman, akhirnya Heni Susanti mencari peluang usaha atau bisnis lain.
Titik baliknya datang secara tak terduga, berawal dari membantu seorang kawan menjual keripik, pesanan justru datang dari bos adiknya yang secara spesifik meminta keripik buatan tangan Heni.
Meskipun awalnya ragu karena tidak memiliki pengalaman, ia memberanikan diri. “Cuman ini belajar dari kita lihat, itu berarti otodidak lah kita”, jadi coba-coba berapa kali untuk hasil yang pas,” ungkapnya.

Dorongan terkuat justru datang dari lingkungan pertemanan anak atau putrinya Ibu Heni Susanti.
Karena melihat potensi yang ada dari Ibu Heni Susanti, teman-teman sang anak mendorongnya untuk memulai produksi sendiri.
“Mama, kita buat sendiri aja yuk,” kenang Heni, menirukan ucapan mereka, dari sanalah sebuah inspirasi usaha ini bermula.
Hingga akhirnya lahirlah sebuah jenama atau merek produk yaitu Keripik Incess, sebuah merek produk yang sarat akan makna dan didedikasikan sepenuhnya untuk sang putri tunggalnya, sebagai salah satu yang menginspirasi dari lahirnya usaha ini.
Menjaga Kualitas di Tengah Kelangkaan
Di pasar yang dipenuhi produk sejenis, Keripik Incess Pontianak berhasil menonjol berkat satu hal yang tak bisa ditawar yaitu kualitas.
Heni Susanti memegang teguh prinsip ini yang tercermin dari proses produksinya yang sangat teliti sebuah rahasia yang bahkan ia bagikan kepada para resellernya saat ini.
Keunggulan utama terletak pada pemilihan dan pengolahan bahan baku, misalnya kalau untuk keripik singkong, ia memiliki kriteria khusus.
“Ibu ada menemukan salah satu singkong itu yang kulit arinya putih, jadi kalau digoreng tidak empuk dan kalau untuk dibuat keripik itu sangat bagus,” jelasnya.
Proses pembersihannya pun luar biasa detail. “Udah dikupas, nanti kita sikat nih bersihin, biasanya kan orang kan cuma gini-gini, kalau ibu sikat satu-satu sampai bersih, nanti baru dipotong, cuci lagi, cuci lagi, terus ditiriskan.”
Untuk produk andalan Heni Susanti adalah keripik stik talas yang merupakan salah satu camilan khas masyarakat di Kota Pontianak,saat Hari raya dan presisi adalah kuncinya, karena setiap produk stik talas merek Incess yang grade A atau jenis premium, itu akan diukur sepanjang 8 cm sebelum diketam untuk memastikan ukuran yang seragam.




- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
