Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Menjadi Jembatan Pembinaan Pemerintah, Loka Kreasi bukan sekedar Reseller

Menjadi Jembatan Pembinaan Pemerintah, Loka Kreasi bukan sekedar Reseller

  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025

Ia mengakui bahwa dalam portofolio bisnis, mungkin ada produk IKM yang pada awalnya “kurang laku” atau tidak begitu diterima pasar.

Namun, agregator seperti Loka Kreasi bersedia mengesampingkan keuntungan sesaat dengan beberapa aksi seperti mengecualikan mengambil keuntungan untuk produk yang sangat murah, mendisplay produk di tempat yang lebih tepat, menarasikan setiap produk dengan bahasa yang promotif semua itu agar si perajin bisa tetap bertahan hidup (survive) dan terus berkarya.

“Perhatian pertama Loka Kreasi adalah bagaimana seluruh pelaku usaha ini jalan dulu usahanya baru mikir marginnya. Itu kerennya,” jelas Roy.

Dalam kemitraan ini, pemerintah pun tidak lepas tangan, Roy menegaskan bahwa posisi pemerintah adalah mitra yang harus terus memberikan dukungan.

Upaya dukungan tersebut biasanya diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti fasilitasi pameran, kepariwisataan hingga penyediaan ruang-ruang publik untuk kegiatan co-branding dan promosi hingga fasilitasi sertifikasi dan ruang bagi pengadaan.

Dalam rencana membangun sebuah Ekosistem UKM, konsep Pentahelix nampaknya lebih tepat untuk digunakan karena dasarnya Gotong Royong. Visi besar Roy sepertinya tidak berhenti pada kolaborasi bilateral antara pemerintah dan agregator.

Ia memimpikan terbangunnya sebuah ekosistem yang selaras seperti konsep Pentahelix, dimana lima pilar bisa ikut berkontribusi secara sinergis.

Konsep Pentahelix dengan Lima Pilar atau Lima Komponen ini bisa membantu mempercepat pembangunan ekosistem UKM sebagai rantai kerja yang efektif demi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” jelasnya.

Kelima pilar tersebut adalah:
1. Pemerintah (Government): Sebagai regulator, fasilitator, dan penyedia kebijakan yang suportif.

2. Masyarakat melalui komunitas/LSM (Community/NGO): Mendorong pengembangan produk berbasis alam, sosial, dan berkelanjutan.

3. Swasta; Dunia Usaha/Hotel/ Pelaku Usaha/Bisnisman: Termasuk para IKM sebagai produsen dan agregator sebagai jembatan pasar.

4. Akademisi (Academia): Berperan dalam riset dan pengembangan produk, inovasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

5. Media Massa (Media): Sebagai motor amplifikasi dan narasi, yang membangun citra positif dan menyebarkan informasi tentang produk-produk lokal ke khalayak luas.

“Pemerintah sudah ‘match’ dengan Loka Kreasi terus UKM sudah ‘kawin’ dengan Loka Kreasi, nah tinggal stakeholder lain yang support nih” ujarnya.

Ekosistem ini dibentuk harusnya jangan cuma untuk mencari keuntungan yang lebih besar satu sama lain, tapi bagaimana dengan sejajar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dulu. Bersekutu, bergabung bersama-sama untuk tujuan itu.”ucapnya dengan semangat.

Masa Depan IKM Sanggau dalam konteks pemasaran tetap membutuhkan dua pendekatan yaitu digital dan konvensional sebab pada akhirnya konstruksi kolaborasi ini adalah bagaimana menciptakan sistem kerjasama yang inklusif dan hybrid dengan tujuan peningkatan pendapatan produk UKM melalui pemasaran terpadu baik langsung (direct selling) seperti UMKM Corner atau sentra oleh-oleh dan teknik pemasaran digital yang rencananya juga akan dioperating oleh aggregator.

Apabila ekosistem ini bisa berjalan, harapan ke depan bicaranya scopenya udah Nasional jadi bisa lebih holistik dan saling support sehingga nanti otomatis pendapatan daerah bisa naik dan pemerintah mendapatkan posisinya sebagai lembaga yang memiliki citra supremasi yang berkeadilan.” -Ryan-

  • Penulis: Ryan
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Kemerdekaan, Borneo Hotel Pontianak Hadirkan Promo Merdeka Stay & Freedom of Flavor photo_camera 4

    Sambut Kemerdekaan, Borneo Hotel Pontianak Hadirkan Promo Merdeka Stay & Freedom of Flavor

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Sambut bulan kemerdekaan, Borneo Hotel Pontianak hadirkan dua promo spesial yang memadukan kenyamanan akomodasi dan kenikmatan kuliner yang hanya tersedia selama bulan Agustus 2025. Adapun promo yang ditawarkan adalah “Merdeka Stay” menginap di kamar Deluxe seharga Rp 480.000 net per malam.   Tidak hanya nyaman, tetapi paket ini juga mencakup sarapan dan […]

  • Tifara Cookies: Nastar Dan Kurma Kacang Khas Pontianak Play Button photo_camera 3

    Tifara Cookies: Nastar Dan Kurma Kacang Khas Pontianak

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • 0Komentar

    “Ternyata responsnya luar biasa, langsung meledak dan menggeser popularitas produk lama. Sampai sekarang, kue pati kentang menjadi andalan kami.” Langkah ini menunjukkan bahwa dalam pandangan Titin, inovasi bukanlah pilihan, melainkan keharusan untuk tetap relevan dan memenangkan hati pelanggan. Tantangan Pemasaran dan Prinsip Harga Perjalanan Tifara tidak selamanya mulus. Titin secara terbuka mengakui bahwa tantangan terbesar […]

  • Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Gerai Samer di Simpang Ampar,Tayan Hilir Play Button photo_camera 4

    Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Gerai Samer di Simpang Ampar,Tayan Hilir

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • 0Komentar

    SANGGAU – (infoumkmkalbar) – Dalam era digital saat ini, pelaku usaha harus bisa bertransformasi dengan dunia digital dalam persaingan usaha sebab banyak sekali kebutuhan pasar yang terikat dengan digitalisasi seperti industri percetakan. Bertempat di jantung kota Tayan Hilir atau biasa disebut Simpang Ampar, Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Percetakan Melalui Digital Printing […]

  • LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • 0Komentar

    “Kami memfasilitasi layanan pendampingan UMKM. Terkait persyaratan, akan kami bantu,” jelas Syaiful. Bantuan yang diberikan sangat konkret dan menyentuh akar masalah: Bantuan Penerbitan NIB: LPPOM MUI proaktif membantu UMKM mendapatkan NIB, sebuah syarat mutlak untuk mendaftar. “Misalnya mereka belum punya NIB, kita akan bantu layanan penerbitan NIB dengan melengkapi beberapa syarat administrasi untuk penerbitan NIB […]

  • Dari Usaha Subsisten ke Kompetitif: Jurus Jitu Diskop UKM Prov. Kalbar Angkat Derajat UMKM photo_camera 5

    Dari Usaha Subsisten ke Kompetitif: Jurus Jitu Diskop UKM Prov. Kalbar Angkat Derajat UMKM

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    Kepala bidang pemberdayaan usaha kecil Diskop UKM Kalbar selaku ketua pelaksana, Permai Budi Susatiyo, SP, menambahkan bahwa anggaran kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kementerian UMKM Tahun Anggaran 2025. Ia berharap kegiatan dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha para peserta. “Saya berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini secara aktif […]

  • Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas Play Button photo_camera 5

    Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • 0Komentar

    Dalam bukunya, “Profil Kerajinan Tenun Songket Sambas”, ia merinci setidaknya ada 17 tahapan proses yang harus dilalui, melibatkan kolaborasi sekitar enam orang pekerja untuk menghasilkan satu bentang benang yang bisa menjadi 5 hingga 10 helai kain. Proses ini adalah sebuah makna kerja tangan yang presisi dan penuh kesabaran: Menaral: Proses awal memintal benang dari gulungan […]

expand_less