Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025

KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) Dari sebuah keisengan untuk hadiah Imlek puluhan tahun silam, sebuah karya unik lahir dan kini menembus pasar Internasional.

Inilah kisah Ibu Cici pengusaha UMKM dari Kubu Raya di bidang kerajinan tangan (kriya), yang mengolah akar keladi air menjadi berbagai kerajinan anyaman, seperti tas, topi, tempat tisu, dan lain-lain.

Tanaman keladi air tumbuh liar di sepanjang Sungai Kapuas dan sungai Landak di Kalimantan Barat, tanaman ini sering dianggap tak berguna bagi sebagian orang, tetapi ditangan Ibu Cici tanaman keladi air ini diubah menjadi produk bernilai seni dan ekonomi tinggi.

Cici Ar adalah sebuah jenama untuk produk kerajinan tangan (kriya) yang kini dikelola oleh putrinya, Ibu Cici dan dibalik kesuksesan Cici Ar ada sosok Ibu Rohana (69), seorang maestro pengrajin yang memulai semuanya dari nol.

“Tidak ada rotan, akar pun jadi,” ujar Ibu Rohana sembari tersenyum, mengenang filosofi yang menjadi fondasi usahanya. Kalimat itu bukan sekadar pepatah, melainkan kisah nyata yang dialaminya pada tahun 1987.

Kala itu, ia berniat membuat sebuah bingkisan untuk merayakan Imlek seorang teman. Namun, ketiadaan bahan baku rotan yang lazim digunakan membuatnya berpikir kreatif.

“Di dekat-dekat rumah itu, ada banyak akar keladi air. Coba-coba bikin, eh, jadi,” kenangnya. Siapa sangka, ‘coba-coba’ itu menjadi titik awal sebuah perjalanan panjang yang kini tidak hanya menghidupi keluarganya, tetapi juga memberdayakan puluhan ibu rumah tangga di sekitarnya.

Dari Rawa ke Ruang Tamu, Hingga Tembus Pangsa Pasar Eropa (Paris-Prancis)

Cici Ar menawarkan berbagai produk kerajinan yang fungsional sekaligus estetis, mulai dari tempat tisu, sarung toples, wadah buah, hingga tas tangan yang elegan.

Keunikan utama dari setiap produk Cici Ar terletak pada bahan bakunya: akar keladi air. “Ciri khasnya, bahan ini tidak banyak ada di tempat lain.

Kalau bambu atau rotan, mungkin sudah biasa, ini yang membuat produk kami limited edition,” jelas Ibu Rohana, yang kini berperan sebagai penasihat dan pendamping di Cici Ar.

Proses pembuatannya pun membutuhkan kesabaran dan sangat bergantung pada alam. Akar keladi air yang didapat dari para petani di sekitar rawa harus melalui serangkaian proses: dikupas, dicuci bersih, lalu dijemur hingga benar-benar kering. Proses penjemuran ini menjadi krusial dan sangat bergantung pada terik matahari.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Herry Haryanto Mengubah Akrilik Menjadi Usaha Handycraft Play Button photo_camera 4

    Herry Haryanto Mengubah Akrilik Menjadi Usaha Handycraft

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah hiruk pikuk dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebuah nama dari Pontianak, Handycraft, berhasil mencuri perhatian. Bukan sekadar produsen kerajinan akrilik biasa, di baliknya ada tangan dingin dan filosofi bisnis yang kuat dari sang pemilik, Pak Herry Haryanto. Selama tiga hingga empat tahun terakhir, Herry tidak hanya menciptakan produk, […]

  • Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat kian gencar membuka jalan bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh dan berdaya saing(30/6/2025). Dengan fokus pada tiga pilar utama, perizinan, kurasi produk unggulan, dan digitalisasi, pemerintah berupaya memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Suherman, seorang perwakilan dari […]

  • Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky Play Button photo_camera 3

    Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Rooftop & Café Lantai 7 Borneo Hotel menjadi saksi meriahnya Zumba Battle in the Sky yang sukses digelar pada Sabtu lalu. Bertempat di puncak hotel dengan pemandangan kota Pontianak, event ini mendulang antusiasme luar biasa dari masyarakat Kota Pontianak. Dua instruktur Zumba ternama, ZIN Asrul dan ZIN Andy Tio, tampil memukau dengan […]

  • Dari Usaha Subsisten ke Kompetitif: Jurus Jitu Diskop UKM Prov. Kalbar Angkat Derajat UMKM photo_camera 5

    Dari Usaha Subsisten ke Kompetitif: Jurus Jitu Diskop UKM Prov. Kalbar Angkat Derajat UMKM

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi membuka program pelatihan intensif yang bertujuan mendorong UMKM lokal untuk “naik kelas”.(30/6/2025) Acara yang dihelat di Gedung Pelatihan Diskop UKM, Pontianak, pada Senin, 30 Juni 2025, ini diikuti oleh 85 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat. Kegiatan bertajuk “Peningkatan […]

  • Sambut Kemerdekaan, Borneo Hotel Pontianak Hadirkan Promo Merdeka Stay & Freedom of Flavor photo_camera 4

    Sambut Kemerdekaan, Borneo Hotel Pontianak Hadirkan Promo Merdeka Stay & Freedom of Flavor

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Sambut bulan kemerdekaan, Borneo Hotel Pontianak hadirkan dua promo spesial yang memadukan kenyamanan akomodasi dan kenikmatan kuliner yang hanya tersedia selama bulan Agustus 2025. Adapun promo yang ditawarkan adalah “Merdeka Stay” menginap di kamar Deluxe seharga Rp 480.000 net per malam.   Tidak hanya nyaman, tetapi paket ini juga mencakup sarapan dan […]

  • Kontribusi Mahasiswa FEB Untan Bagi Pengembangan UMKM Play Button photo_camera 6

    Kontribusi Mahasiswa FEB Untan Bagi Pengembangan UMKM

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) Dengan semangat pengabdian kepada masyarakat dan keinginan untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi lokal, sejumlah mahasiswa KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) dari FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), UNTAN (Universitas Tanjungpura), menggelar sebuah Sosialisasi tentang Pengembangan Produk UMKM dalam Penjualan, Label dan Pengemasan. Kegiatan KKM ini menyasar langsung ke TP PKK (Tim Penggerak […]

expand_less