Selasa, 7 Apr 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Herry Haryanto Mengubah Akrilik Menjadi Usaha Handycraft

Herry Haryanto Mengubah Akrilik Menjadi Usaha Handycraft

  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah hiruk pikuk dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebuah nama dari Pontianak, Handycraft, berhasil mencuri perhatian.

Bukan sekadar produsen kerajinan akrilik biasa, di baliknya ada tangan dingin dan filosofi bisnis yang kuat dari sang pemilik, Pak Herry Haryanto.

Selama tiga hingga empat tahun terakhir, Herry tidak hanya menciptakan produk, tetapi juga membangun sebuah merek yang identik dengan inovasi dan kualitas.

Perjalanan Handy Craft bukanlah cerita kesuksesan instan. Ini adalah buah dari kecintaan Herry terhadap seni yang telah terpendam selama lebih dari dua dekade, yang akhirnya ia tekuni secara serius.

“Saya memang suka seni sejak 15 sampai 20 tahun yang lalu,” ungkap Herry. Namun, ia baru benar-benar terjun dan fokus membangun usahanya sendiri beberapa tahun belakangan.

Mendesain Pasar, Bukan Hanya Pesanan

Apa yang membuat Handy Craft berbeda dari pengrajin lainnya? Jawabannya terletak pada strategi bisnis yang cerdas. Alih-alih menunggu pesanan, Herry memilih untuk proaktif.

“Kita mendesain, kita lempar ke pasar, lalu kita lihat reaksi pasar gimana,” jelasnya. Pendekatan ini memungkinkan Herry untuk menguji ide-ide kreatifnya secara langsung.

Ketika sebuah desain mendapat respons positif dan permintaan tinggi, barulah ia memproduksinya secara massal.

Strategi ini terbukti jitu. Dengan fokus menciptakan produk yang memiliki ciri khas, Herry berhasil membangun identitas merek yang kuat.

“Saya memang membuat suatu brand bahwa, oh, ini produknya Handy Craft. Jadi, ada brand tersendiri, tidak seperti yang di pasaran,” tegasnya.

Dari Karyawan PHK Hingga Motivator Diri Sendiri

Kisah Herry adalah cerminan dari semangat pantang menyerah. Jauh sebelum Handy Craft berdiri, ia adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan percetakan.

Pengalaman di bagian pemasaran dan produksi memberinya bekal ilmu yang sangat bermanfaat bagi kemajuan hidupnya. Namun, takdir berkata lain saat ia terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Momen sulit itu tidak membuatnya patah harapan. Sebaliknya, dengan pengetahuan yang ia miliki dan jaringan pelanggan yang telah terbangun, Herry memberanikan diri membuka usaha percetakannya sendiri.

Titik balik terbesar dalam hidupnya datang ketika ia menjadi seorang pemateri dan motivator. Ia sadar, mengapa ia hanya mendorong orang lain untuk berinovasi sementara ia sendiri tidak melakukannya?

“Orang lain bisa, mengapa kita tidak bisa?” Prinsip inilah yang menjadi langkah awal bagi Herry. “Aku bisa memotivasi orang, aku punya kemampuan. Mengapa kemampuan aku tidak aku lakukan?” kenangnya.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Menyambut Hari Jadi Kota Pontianak yang diperingati setiap tanggal 23 Oktober, Borneo Hotel Pontianak menyajikan Lomba Masak Ikan Asam Pedas yang akan menyulap kekayaan kuliner lokal menjadi ajang kreatif. Audisi awal lomba diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2025, dimana para peserta cukup membawa masakan Ikan Asam Pedas hasil olahan mereka untuk dinilai secara […]

  • Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru photo_camera 4

    Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mengolah Potensi Rebung Bonti untuk Kemandirian Ekonomi dan Kelestarian Alam SANGGAU – (infoumkmkalbar) ELPAGAR bersama Pemdes Empodis, Disperindagkop UM Kabupaten Sanggau, dan Loka Kreasi UMKM, dengan dukungan Yayasan Solidaritas Dana Nusantara, menggelar pelatihan life skill bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Empodis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Empodis dan Dusun Mua, yang keduanya berada […]

  • Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat kian gencar membuka jalan bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh dan berdaya saing(30/6/2025). Dengan fokus pada tiga pilar utama, perizinan, kurasi produk unggulan, dan digitalisasi, pemerintah berupaya memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Suherman, seorang perwakilan dari […]

  • Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

    Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (1/7/2025)Di tengah dinamika industri pariwisata yang menuntut inovasi dan otentisitas, Borneo Hotel Pontianak mengambil langkah progresif yang melampaui standar layanan perhotelan konvensional.(1/7/2025) Melalui sebuah program kemitraan strategis, hotel ini secara resmi merangkul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, mengubah lobi hotel menjadi etalase premium bagi produk-produk unggulan Kalimantan Barat. Inisiatif […]

  • Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M Play Button photo_camera 6

    Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah hiruk pikuk dunia kuliner modern, sebuah UMKM di sudut kota Pontianak yaitu wilayah ujung Kota Baru tepatnya di Jalan Prof. Dr. M. Yamin , yang berbatasan antara wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat, telah berhasil mencuri perhatian dengan produk tradisional yang diolah secara inovatif. Adalah Serundeng […]

  • Merajut Asa dari Kapuas Hulu Play Button photo_camera 4

    Merajut Asa dari Kapuas Hulu

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah denting ritmis alat tenun tradisional yang seolah menjadi musik pengiring hari-harinya, seorang perempuan tangguh dari pedalaman Kapuas Hulu yang pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, bekerja dalam sunyi. Helai demi helai benang ia pintal, bukan sekadar untuk menyambung hidup, melainkan untuk merajut sebuah warisan, sebuah asa, dan sebuah identitas. Ia bernama […]

expand_less