Jumat, 22 Mei 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Era di mana lidah dan gaya hidup terus-menerus dibombardir oleh produk-produk ultra-proses dan serba instan muncul sebuah kerinduan akan sesuatu yang otentik, salah satu dari produk UMKM Pontianak Sirop Serbat Khas Pontianak.

Minuman Air Serbat atau Sirop Serbat yaitu minuman Tradisional Indonesia khas Melayu di Kalbar yang sering disajikan dalam upacara adat serta acara tertentu.

Minuman “Air Serbat” atau “Sirop Serbat” dikenal dengan rasa manis dan sedikit pedas, kaya akan rempah-rempah, sangat nikmat apabila disajikan hangat atau panas, terutama saat cuaca dingin serta memiliki khasiat yang baik untuk membantu menjaga kesehatan.

Ini tidak hanya sebuah sirop serbat biasa bagi sebagian masyarakat Pontianak ini adalah warisan kuliner, obat rindu dan bahkan ‘penjaga’ kesehatan di balik merek salah satu produk UMKM Pontianak yang mulai mendaki jalan kesuksesan ini ada kisah seorang pengusaha UMKM Dody Castria Rahayu yang dengan gigih meracik ulang takdir sebuah resep warisan.

Dalam sebuah perbincangan online eksklusif pada sabtu (19/7), Dody membagikan perjalanannya yang penuh lika-liku, sebuah narasi epik skala UMKM tentang keyakinan, kebangkrutan yang mengancam, ledakan tak terduga, dan sebuah mimpi besar.

Di Balik Nama “Pengusir”

Akar budaya dan warisan resep setiap produk legendaris memiliki cerita asal-usulnya, untuk Sirop Serbat Khas Pontianak ceritanya dimulai dari tempat paling sakral dalam budaya Indonesia yaitu dari dapur seorang nenek.

“Inspirasi utamanya datang dari resep nenek dari pihak istri saya, beliau sering sekali membuatkan minuman ini untuk keluarga,” buka Dody.

Ini bukan hanya minuman pelepas dahaga melainkan sebuah ramuan yang dibuat dengan cinta dan dipercaya memiliki khasiat untuk membantu menjaga kesehatan.

Di sinilah letak keunikan pertama dan paling menarik dari produk ini. “Di Pontianak, orang-orang tua dulu menyebutnya ‘sirop pengusir’,” jelas Dody.

Istilah ‘pengusir’ di sini bukanlah bermakna mistis, melainkan sebuah kiasan budaya untuk menggambarkan kemampuannya ‘mengusir’ rasa tidak enak badan, ‘mengusir’ angin, atau meredakan gejala flu dan meriang.

Ini adalah kearifan lokal yang tertanam dan tumbuh dalam benak masyarakat suatu kepercayaan yang menjadikan sirop ini lebih dari bahan konsumsi.

Keputusan untuk mengabadikan nama “Sirop Serbat Khas Pontianak” sebagai merek dagang adalah sebuah langkah strategis. Dody tidak ingin menciptakan nama baru yang terdengar modern, ia justru ingin mengklaim identitas.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

    Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (1/7/2025)Di tengah dinamika industri pariwisata yang menuntut inovasi dan otentisitas, Borneo Hotel Pontianak mengambil langkah progresif yang melampaui standar layanan perhotelan konvensional.(1/7/2025) Melalui sebuah program kemitraan strategis, hotel ini secara resmi merangkul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, mengubah lobi hotel menjadi etalase premium bagi produk-produk unggulan Kalimantan Barat. Inisiatif […]

  • Boyan Craft, Kerajinan Tangan Keren dari Pontianak Play Button photo_camera 4

    Boyan Craft, Kerajinan Tangan Keren dari Pontianak

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah hiruk pikuk dunia yang serba cepat dan digital, sebuah kisah inspiratif lahir dari ketekunan, hobi dan sentuhan tangan yang tulus. Adalah Dewi Arisanti, seorang ibu rumah tangga di Pontianak yang berhasil menyulap hobi dan waktu luangnya menjadi pengusaha UMKM di bidang kerajinan tangan. Melalui merek Boyan Craft, Ibu Dewi Arisanti […]

  • Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru photo_camera 4

    Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mengolah Potensi Rebung Bonti untuk Kemandirian Ekonomi dan Kelestarian Alam SANGGAU – (infoumkmkalbar) ELPAGAR bersama Pemdes Empodis, Disperindagkop UM Kabupaten Sanggau, dan Loka Kreasi UMKM, dengan dukungan Yayasan Solidaritas Dana Nusantara, menggelar pelatihan life skill bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Empodis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Empodis dan Dusun Mua, yang keduanya berada […]

  • Menyulap Tenun Jadi Fashion Tren Masa Kini,Kisah NIINAKA Outer Etnik Yang Melestarikan Budaya Play Button photo_camera 4

    Menyulap Tenun Jadi Fashion Tren Masa Kini,Kisah NIINAKA Outer Etnik Yang Melestarikan Budaya

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah gempuran trend fashion global yang silih berganti, secercah cahaya kebanggaan lokal bersinar dari Kalimantan Barat. Cahaya itu bernama NiiNaka, sebuah brand Fashion lokal yang tak hanya menjual pakaian, tetapi juga menenun cerita, melestarikan budaya, dan mendefinisikan ulang cara kita memandang kain tradisional. Di balik kemudi merek yang kian digemari […]

  • Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas Play Button photo_camera 5

    Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di sebuah sudut negeri yang kaya akan budaya, di tengah gempuran modernisasi dan produk pabrikan yang seragam, sebuah home industri berdiri teguh. Napasnya adalah tradisi, denyutnya adalah dedikasi. Namanya Sahidah Songket, sebuah jenama yang tidak hanya menjual selembar kain, tetapi juga merajut kisah, melestarikan warisan, dan memperjuangkan keaslian tenun Sambas. Di balik […]

  • Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya Play Button

    Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) Dari sebuah keisengan untuk hadiah Imlek puluhan tahun silam, sebuah karya unik lahir dan kini menembus pasar Internasional. Inilah kisah Ibu Cici pengusaha UMKM dari Kubu Raya di bidang kerajinan tangan (kriya), yang mengolah akar keladi air menjadi berbagai kerajinan anyaman, seperti tas, topi, tempat tisu, dan lain-lain. Tanaman keladi air […]

expand_less