Selasa, 7 Apr 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Kampung Caping Mendawai Rumah Pengrajin Caping Di Pontianak

Kampung Caping Mendawai Rumah Pengrajin Caping Di Pontianak

  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Bagi masyarakat awam, mungkin pernah terlintas pertanyaan saat melihat caping dan tudung saji warna warni yang menjadi hiasan dinding untuk mempercantik dekorasi atau homedecor.

Dari mana bisa mendapatkan topi caping hias yang khas itu, siapa pembuatnya, dan di mana pusat produksinya? Nah dari pertanyaan itu kami akan mencoba untuk mengupas pertanyaan tersebut dalam artikel ini.

Berawal dari sebuah hobi untuk mengisi waktu, Ibu Suhaini menjadikan sebuah siklus ekonomi bagi para ibu rumah tangga di Kampung Mendawai dan Kampung Bangka.

Kampung Mendawai dinobatkan menjadi salah satu Desa Wisata atau Kampung Wisata Caping di Pontianak melalui program “Pesona Indonesia” yaitu kampanye pariwisata yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, Kampung Wisata Caping berlokasi di tepian Sungai Kapuas, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak.(sumber: https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/_caping_pontianak).

Selama lebih dari 20 tahun pengalamannya dalam membuat caping, sehingga saat ini Ibu Suhaini dipercaya untuk menjadi Ketua Kelompok Pengrajin Caping di Kampung Caping Mendawai ini.

Namun ia tidak hanya menganyam helai demi helai daun mengkuang menjadi caping, tetapi juga merajut harapan dan kesejahteraan bagi para perajin caping.

Kisah Suhaini bersama caping bermula saat ia, seorang pendatang, menikah dengan warga asli kampung, ia belajar membuat caping dari mertuanya dan segera menyadari potensi kerajinan ini.

“Karena enaknya buat caping ini mudah mendapatkan uang,” kenang Suhaini dalam wawancara eksklusif, Kamis (24/7/2025).

Suhaini tidak sendirian ia juga ditemani salah satu pengrajin yang ada di Kampung Caping Mendawai, sapaan akrab warga sekitar kepadanya yaitu Ka Ina.

Dari Ori ke Kreasi: Sebuah inovasi dalam perkembangan tren

Di tangan terampil Suhaini dan sekitar 50 pengrajin lainnya di Kampung Mendawai, yang terdiri dari 25 kepala keluarga, caping bukan lagi sekedar pelindung kepala bagi petani dan nelayan tapi sebagai harapan pengrajin caping untuk lebih sejahtera.

Kerajinan yang telah dipatenkan sebagai ciri khas Kampung Mendawai ini telah berevolusi.

“Caping ini berasalnya dari ori dulu. Setelah jadi ori, jadi caping kreasi,” jelas Suhaini.

Caping “ori” atau orisinal adalah caping tradisional yang pembuatannya hanya memakan waktu 20-30 menit per buah.

Namun, para pengrajin juga melahirkan caping kreasi yang dihias dengan berbagai bahan, seperti kain perca, decoupage dari tisu, lukisan, kopi, hingga bahan limbah.

Varian kreatif ini tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga meroketkan nilai jualnya.

“Kalau caping biasa (ori) harganya Rp10.000 per buah. Tapi kalau tudung kreasi, itu bisa sampai Rp100.000,” ungkapnya.

Perbedaan harga ini sepadan dengan proses pembuatannya yang bisa memakan waktu hingga dua jam dan bahan baku yang lebih mahal.

Caping-caping kreasi ini menyasar pasar yang lebih luas, seperti dekorasi interior untuk hotel, kafe, restoran, serta menjadi properti untuk berbagai acara dan festival.

Cara Pembuatan Caping

Di balik bentuknya yang sederhana, proses pembuatan caping ternyata membutuhkan ketelitian dan teknik yang diwariskan turun-temurun.

Semuanya berawal dari pemilihan bahan baku utama, yaitu daun mengkuang.

Daun yang panjangnya bisa mencapai empat meter ini pertama-tama diukur dan dipotong dengan panjang yang seragam.

Helai-helai daun ini kemudian dianyam menjadi tiga bagian dasar yang oleh para pengrajin disebut ‘rengge’.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keripik Incess Pontianak, Keripik Stik Talas Khas Pontianak Play Button photo_camera 4

    Keripik Incess Pontianak, Keripik Stik Talas Khas Pontianak

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (umkmkalbar) Terkadang kita bingung untuk mencari keripik di seputar Kota Pontianak, namun percayalah bahwa di sebuah sudut jalan Purnama I Gang Madyosari 3 nomor 15 A Pontianak Selatan, Kota Pontianak, aroma gurih keripik yang baru diangkat dari wajan menjadi penanda sebuah awal. Ini bukan sekedar dapur produksi biasa melainkan pondasi dari Keripik Stik […]

  • Kisah Inspiratif  Bumbu Bubur Pedas Instan merek Nek Na Play Button photo_camera 3

    Kisah Inspiratif Bumbu Bubur Pedas Instan merek Nek Na

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah banyaknya persaingan kuliner yang kian ketat, sebuah nama merek produk UMKM perlahan namun pasti melihatkan jejaknya di hati para pecinta kuliner tradisional, khususnya bubur pedas, bubur pedas adalah salah satu makanan khas yang berasal dari suku Melayu Sambas di Kalimantan Barat. Bubur Pedas, bukan seperti namanya “pedas” namun merujuk pada […]

  • Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat kian gencar membuka jalan bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh dan berdaya saing(30/6/2025). Dengan fokus pada tiga pilar utama, perizinan, kurasi produk unggulan, dan digitalisasi, pemerintah berupaya memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Suherman, seorang perwakilan dari […]

  • Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky Play Button photo_camera 3

    Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Rooftop & Café Lantai 7 Borneo Hotel menjadi saksi meriahnya Zumba Battle in the Sky yang sukses digelar pada Sabtu lalu. Bertempat di puncak hotel dengan pemandangan kota Pontianak, event ini mendulang antusiasme luar biasa dari masyarakat Kota Pontianak. Dua instruktur Zumba ternama, ZIN Asrul dan ZIN Andy Tio, tampil memukau dengan […]

  • Menjadi Jembatan Pembinaan Pemerintah, Loka Kreasi bukan sekedar Reseller photo_camera 4

    Menjadi Jembatan Pembinaan Pemerintah, Loka Kreasi bukan sekedar Reseller

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah gejolak persaingan usaha yang kian sengit, persoalan klasik yang terus menghantui para UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) selalu bermuara pada satu hal yaitu pendapatan. Kemampuan memproduksi barang seringkali tak sejalan dengan kemampuan menjual dan respon pasarnya. Realita permasalahan antara ekspektasi dan hasil selalu menjadi isu yang sentral bagi […]

  • Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar Play Button photo_camera 3

    Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Era di mana lidah dan gaya hidup terus-menerus dibombardir oleh produk-produk ultra-proses dan serba instan muncul sebuah kerinduan akan sesuatu yang otentik, salah satu dari produk UMKM Pontianak Sirop Serbat Khas Pontianak. Minuman Air Serbat atau Sirop Serbat yaitu minuman Tradisional Indonesia khas Melayu di Kalbar yang sering disajikan dalam upacara adat serta […]

expand_less