Selasa, 7 Apr 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Merajut Asa dari Kapuas Hulu

Merajut Asa dari Kapuas Hulu

  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah denting ritmis alat tenun tradisional yang seolah menjadi musik pengiring hari-harinya, seorang perempuan tangguh dari pedalaman Kapuas Hulu yang pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, bekerja dalam sunyi.

Helai demi helai benang ia pintal, bukan sekadar untuk menyambung hidup, melainkan untuk merajut sebuah warisan, sebuah asa, dan sebuah identitas.

Ia bernama Yuliana Sherly, penenun dan satu-satunya kekuatan di balik jenama Nuitha Tenun Sidan, sebuah permata tersembunyi dari khazanah wastra di Kalimantan Barat.

Dalam sebuah wawancara eksklusif (10/7/2025), Yuliana dengan rendah hati membagikan perjalanannya.

Ia bukanlah pewaris langsung sebuah dinasti penenun, melainkan seorang pejuang tunggal yang jatuh cinta pada kerumitan dan keindahan tenun.

“Nama saya Yuliana Sherly, saya sebagai penenun asli Tenun Sidan,” ujarnya membuka percakapan.

“Kalau sekarang sih (usaha ini) perorangan, karena saya sendiri yang menenun,” lanjutnya, sebuah kalimat yang menyiratkan keteguhan sekaligus tantangan besar yang dihadapinya setiap hari.

Kisah Nuitha Tenun Sidan adalah kisah nyata semangat kewirausahaan mikro yang berakar kuat pada tradisi.

Dimulai pada tahun 2010 setelah belajar dari kerabatnya, Yuliana kini menjadi pusat dari seluruh proses bisnis, mulai dari membuat alat tenun tradisionalnya sendiri, merancang motif, menenun dengan ketelitian tinggi.

Akar Budaya Iban dalam Selembar Kain

Tenun Sidan yang ditekuni Yuliana berasal dari sebuah kebudayaan suku Iban di Kapuas Hulu. Setiap lembar kain yang ia hasilkan adalah kanvas yang bercerita.

“Dia berasal dari daerah Iban. Tepatnya di Kapuas Hulu,” jelasnya. Lokasi geografis dan budaya ini secara langsung memengaruhi setiap aspek karyanya, terutama pada palet warna dan ragam hias.

“Ciri khasnya dia mayoritas berwarna merah dan kuning,” ungkap Yuliana. Merah, seringkali melambangkan keberanian dan semangat hidup dalam banyak kebudayaan Dayak, berpadu dengan kuning yang memancarkan keagungan dan kemuliaan.

Kombinasi warna yang berani ini menjadi identitas visual yang kuat bagi Nuitha Tenun Sidan, membuatnya mudah dikenali dan menonjol.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Menyambut Hari Jadi Kota Pontianak yang diperingati setiap tanggal 23 Oktober, Borneo Hotel Pontianak menyajikan Lomba Masak Ikan Asam Pedas yang akan menyulap kekayaan kuliner lokal menjadi ajang kreatif. Audisi awal lomba diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2025, dimana para peserta cukup membawa masakan Ikan Asam Pedas hasil olahan mereka untuk dinilai secara […]

  • Wujud Komitmen Hotel Mercure Pontianak Untuk Berkontribusi Pada Perekonomian Lokal

    Wujud Komitmen Hotel Mercure Pontianak Untuk Berkontribusi Pada Perekonomian Lokal

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • 0Komentar

    Pontianak – (infoumkmkalbar) Mercure Hotel Pontianak City Center aktif mempromosikan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Outlet UMKM Corner, hal ini merupakan upaya hotel dalam berkontribusi pada perekonomian lokal.(26/06/2025) Selain meningkatkan fasilitas dan layanan yang inovatif serta menciptakan suasana yang hangat, ramah, dan menyenangkan bagi semua tamu, tanggung jawab sosial merupakan salah […]

  • Esterlina dan RereJuna Craft, Sebuah Kisah yang Menjadi Penopang Hidup dan Asa bagi Para Ibu Play Button photo_camera 5

    Esterlina dan RereJuna Craft, Sebuah Kisah yang Menjadi Penopang Hidup dan Asa bagi Para Ibu

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) – (14/7/2025) Di sebuah sudut Kota Pontianak, di antara deru kesibukan sehari-hari, sebuah kisah inspiratif terungkap dari balik mesin jahit. Ini adalah kisah tentang Esterlina, seorang ibu, seorang kreator, dan pendiri RereJuna Craft. Usahanya bukan sekadar tentang membuat tas, melainkan memberdayakan sesama, dan membuktikan bahwa dari sebuah hobi yang dipupuk dengan […]

  • Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky Play Button photo_camera 3

    Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Rooftop & Café Lantai 7 Borneo Hotel menjadi saksi meriahnya Zumba Battle in the Sky yang sukses digelar pada Sabtu lalu. Bertempat di puncak hotel dengan pemandangan kota Pontianak, event ini mendulang antusiasme luar biasa dari masyarakat Kota Pontianak. Dua instruktur Zumba ternama, ZIN Asrul dan ZIN Andy Tio, tampil memukau dengan […]

  • Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru photo_camera 4

    Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mengolah Potensi Rebung Bonti untuk Kemandirian Ekonomi dan Kelestarian Alam SANGGAU – (infoumkmkalbar) ELPAGAR bersama Pemdes Empodis, Disperindagkop UM Kabupaten Sanggau, dan Loka Kreasi UMKM, dengan dukungan Yayasan Solidaritas Dana Nusantara, menggelar pelatihan life skill bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Empodis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Empodis dan Dusun Mua, yang keduanya berada […]

  • Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M Play Button photo_camera 6

    Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah hiruk pikuk dunia kuliner modern, sebuah UMKM di sudut kota Pontianak yaitu wilayah ujung Kota Baru tepatnya di Jalan Prof. Dr. M. Yamin , yang berbatasan antara wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat, telah berhasil mencuri perhatian dengan produk tradisional yang diolah secara inovatif. Adalah Serundeng […]

expand_less