Merajut Asa dari Kapuas Hulu
- calendar_month Senin, 14 Jul 2025

Ia juga sadar akan pentingnya inovasi untuk tetap relevan di tengah gempuran tren modern. Namun, ia tidak ingin meninggalkan akarnya.
“Puji Tuhan semoga bisa ya, ikut tren masa depan. Kalau bisa motifnya lebih yang bagus lagi,” harapnya, menunjukkan keinginan untuk beradaptasi tanpa mengorbankan esensi tradisi.
Nilai utama yang ingin ia pertahankan adalah “kerapiannya” dan pemilihan warna yang lebih disukai masyarakat.”
Seruan untuk Regenerasi dan Dukungan
Sebagai seorang praktisi yang merasakan langsung suka duka menenun, kekhawatiran terbesar Yuliana adalah masa depan kerajinan itu sendiri.
Ia melihat adanya urgensi untuk melakukan regenerasi agar Tenun Sidan tidak punah ditelan zaman.
“Harapan saya terhadap anak muda,” katanya sambil berpikir, “kalau bisa ya di apa ya, kayak bikin untuk melatih gitu, memberi pelajaran.
Pelatihan kalau bisa, biar Tenunnya tidak punah, tetap ada di masa depan gitu.” Ini adalah sebuah seruan tulus dari seorang penjaga tradisi, sebuah panggilan bagi generasi muda untuk ikut serta memegang obor warisan budaya.

Namun, perjuangan ini terasa berat jika dipikul sendirian. Yuliana mengakui bahwa tantangan finansial, terutama untuk pengadaan bahan baku, menjadi kendala nyata.
“Kalau bisa sih dikasih apa ya, kayak bantuan gitu, karena kan ini perlu dana juga kan untuk beli benangnya, jadi butuh bantuan gitulah, support, itu aja,” pintanya.
Dukungan dari pemerintah, lembaga terkait, maupun masyarakat luas dalam bentuk permodalan, pembinaan, dan akses pasar akan menjadi bahan bakar yang sangat berharga bagi keberlangsungan usahanya.
Tenun Sidan tersedia di Outlet oleh-oleh UMKM Corner Hotel Mercure dan Hotel Borneo Pontianak
Kisah Yuliana Sherly dengan Nuitha Tenun Sidan merupakan cerminan dari perajin UMKM di Kalbar. Mereka adalah pahlawan kebudayaan sekaligus pejuang ekonomi kreatif .
Di tangan mereka, seutas benang berubah menjadi kain yang bernilai, selembar kain menjadi penanda identitas, dan sebuah usaha perorangan membawa mimpi besar untuk mengharumkan nama Kalimantan Barat.
Perjuangan Yuliana adalah pengingat bahwa di balik setiap karya indah, ada kisah tentang kesabaran, ketekunan, dan harapan yang tak pernah padam.(Ar-S)




- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
