Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Perjalanan Kopi Citra Wangi Berawal Dari Negeri Seberang Kembali Ke Tanah Borneo

Perjalanan Kopi Citra Wangi Berawal Dari Negeri Seberang Kembali Ke Tanah Borneo

  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang melanda dunia pada awal tahun 2020, sebuah percikan ide justru menyala terang di sebuah rumah di Jalan Tabrani Ahmad, Gang Citra, Pontianak.

Adalah Ibu Pitriana, seorang ibu rumah tangga sekaligus pekerja kantoran di sebuah Perusahaan Asuransi ternama, yang mengubah tantangan masa pandemi menjadi sebuah peluang emas.

Dari tangannya, lahir Kopi Citra Wangi, sebuah merek kopi bubuk yang tidak hanya berhasil merebut hati penikmat lokal, tetapi juga sukses menuju ke negeri seberang, membuktikan bahwa krisis bisa menjadi momentum kreativitas yang luar biasa.

Kisah Kopi Citra Wangi bermula pada tanggal yang unik, 20 Februari 2020. Saat kebijakan Work From Home (WFH) menjadi norma baru, Pitriana mendapati dirinya memiliki kelimpahan waktu. Alih-alih terlarut dalam suasana suram, ia justru terdorong untuk berpikir produktif.

“Di masa itu mungkin orang banyak yang berpikiran negatif atau frustasi. Di situ saya berusaha untuk bagaimana caranya kita memperoleh pemasukan atau menciptakan suatu lapangan pekerjaan baru yang tidak mesti keluar rumah,” kenang Pitriana dengan sorot mata penuh semangat saat wawancara eksklusif (10/7/2025).

Ide untuk terjun ke bisnis kopi bubuk tidak datang begitu saja. Semua berawal dari kebiasaan sederhana Pitriana yang sering memberikan oleh-oleh souvenir, lalu terpikir kenapa tidak memberikan kopi khas Pontianak saja sebagai cinderamata atau goodie bag bagi para tamu-tamu kantornya dari luar kota.

Reputasi kopi olahan Pontianak yang kerap disebut sebagai salah satu yang terbaik di luar sana menjadi pemicunya. “Dari situ saya mulai berpikir, kenapa tidak kopi yang saya produksi sendiri?” ujarnya.

Pemikiran ini semakin matang saat ia menganalisis prospek pasar kopi, baginya adalah produk yang tak lekang oleh waktu. “Pikiran saya, mau tua, mau muda, mau jamannya kapan saja, kopi selalu tersedia (eksis).

Kalaupun di dalam rumah tidak ada yang minum kopi, paling tidak tamunya ngopi dan dia tetap berusaha menyediakan kopi untuk diseduh,” jelasnya.

Logika sederhana namun kuat inilah yang memantapkan langkahnya untuk memulai produksi sendiri.

Citra Wangi dan Suatu Identitas yang Kuat

Sebuah produk hebat membutuhkan nama yang tak hanya mudah diingat, tetapi juga sarat akan makna. Pitriana memilih nama “Citra Wangi”.

Pilihan ini memiliki dua lapisan makna yang cerdas. “Asal-usul Citra Wangi itu karena saya berada di Gang Citra, biar gampang mengingatnya,” ungkapnya.

Namun, lebih dari sekadar penanda lokasi, “Citra” membawa filosofi yang lebih dalam. “Citra itu sebenarnya unik ya, mau kita bawa kemana, citra yang baik.

Jadi saya berharapnya citra yang baik saja,” imbuhnya. Dipadukan dengan “Wangi”, yang secara harfiah berarti harum dan menjadi salah satu keunggulan utama produknya, lahirlah sebuah jenama dengan identitas yang kokoh.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari Sekadar Pameran Gratis: Cara BI Angkat UMKM Pontianak ke Panggung Nasional photo_camera 5

    Lebih dari Sekadar Pameran Gratis: Cara BI Angkat UMKM Pontianak ke Panggung Nasional

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Ajang Giwata Borneo Expo 2025 bukan sekadar pameran biasa. Bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI), acara yang digelar selama empat hari ini menjadi panggung pembuktian dan batu loncatan menuju level yang lebih tinggi. (29/6/2025) Pameran yang berlangsung pada Kamis hingga Minggu (26-29/6/2025) tersebut menjadi wadah […]

  • Wujud Komitmen Hotel Mercure Pontianak Untuk Berkontribusi Pada Perekonomian Lokal

    Wujud Komitmen Hotel Mercure Pontianak Untuk Berkontribusi Pada Perekonomian Lokal

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • 0Komentar

    Pontianak – (infoumkmkalbar) Mercure Hotel Pontianak City Center aktif mempromosikan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Outlet UMKM Corner, hal ini merupakan upaya hotel dalam berkontribusi pada perekonomian lokal.(26/06/2025) Selain meningkatkan fasilitas dan layanan yang inovatif serta menciptakan suasana yang hangat, ramah, dan menyenangkan bagi semua tamu, tanggung jawab sosial merupakan salah […]

  • Menyulap Tenun Jadi Fashion Tren Masa Kini,Kisah NIINAKA Outer Etnik Yang Melestarikan Budaya Play Button photo_camera 4

    Menyulap Tenun Jadi Fashion Tren Masa Kini,Kisah NIINAKA Outer Etnik Yang Melestarikan Budaya

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah gempuran trend fashion global yang silih berganti, secercah cahaya kebanggaan lokal bersinar dari Kalimantan Barat. Cahaya itu bernama NiiNaka, sebuah brand Fashion lokal yang tak hanya menjual pakaian, tetapi juga menenun cerita, melestarikan budaya, dan mendefinisikan ulang cara kita memandang kain tradisional. Di balik kemudi merek yang kian digemari […]

  • Blue Forests & Pouring Coffee Kolaborasi Hadirkan Teh Jeruju di Khatulistiwa Coffee Event 2025 photo_camera 5

    Blue Forests & Pouring Coffee Kolaborasi Hadirkan Teh Jeruju di Khatulistiwa Coffee Event 2025

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Yayasan Hutan Biru (Blue Forests) hadir meramaikan Khatulistiwa Coffee Event 2025 dengan konsep unik: kolaborasi bersama Pouring Coffee dalam satu booth. Kolaborasi ini memadukan cita rasa kopi dan inovasi minuman berbahan baku mangrove, yaitu teh jeruju. Khatulistiwa Coffee Event 2025 merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pelaku industri kopi, komunitas kreatif, pegiat kuliner, […]

  • Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas Play Button photo_camera 5

    Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di sebuah sudut negeri yang kaya akan budaya, di tengah gempuran modernisasi dan produk pabrikan yang seragam, sebuah home industri berdiri teguh. Napasnya adalah tradisi, denyutnya adalah dedikasi. Namanya Sahidah Songket, sebuah jenama yang tidak hanya menjual selembar kain, tetapi juga merajut kisah, melestarikan warisan, dan memperjuangkan keaslian tenun Sambas. Di balik […]

  • Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    Diskop UKM Prov. Kalbar Genjot Daya Saing UMKM Melalui Tiga Pilar Strategis

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat kian gencar membuka jalan bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh dan berdaya saing(30/6/2025). Dengan fokus pada tiga pilar utama, perizinan, kurasi produk unggulan, dan digitalisasi, pemerintah berupaya memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Suherman, seorang perwakilan dari […]

expand_less