Selasa, 7 Apr 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025

KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) Dari sebuah keisengan untuk hadiah Imlek puluhan tahun silam, sebuah karya unik lahir dan kini menembus pasar Internasional.

Inilah kisah Ibu Cici pengusaha UMKM dari Kubu Raya di bidang kerajinan tangan (kriya), yang mengolah akar keladi air menjadi berbagai kerajinan anyaman, seperti tas, topi, tempat tisu, dan lain-lain.

Tanaman keladi air tumbuh liar di sepanjang Sungai Kapuas dan sungai Landak di Kalimantan Barat, tanaman ini sering dianggap tak berguna bagi sebagian orang, tetapi ditangan Ibu Cici tanaman keladi air ini diubah menjadi produk bernilai seni dan ekonomi tinggi.

Cici Ar adalah sebuah jenama untuk produk kerajinan tangan (kriya) yang kini dikelola oleh putrinya, Ibu Cici dan dibalik kesuksesan Cici Ar ada sosok Ibu Rohana (69), seorang maestro pengrajin yang memulai semuanya dari nol.

“Tidak ada rotan, akar pun jadi,” ujar Ibu Rohana sembari tersenyum, mengenang filosofi yang menjadi fondasi usahanya. Kalimat itu bukan sekadar pepatah, melainkan kisah nyata yang dialaminya pada tahun 1987.

Kala itu, ia berniat membuat sebuah bingkisan untuk merayakan Imlek seorang teman. Namun, ketiadaan bahan baku rotan yang lazim digunakan membuatnya berpikir kreatif.

“Di dekat-dekat rumah itu, ada banyak akar keladi air. Coba-coba bikin, eh, jadi,” kenangnya. Siapa sangka, ‘coba-coba’ itu menjadi titik awal sebuah perjalanan panjang yang kini tidak hanya menghidupi keluarganya, tetapi juga memberdayakan puluhan ibu rumah tangga di sekitarnya.

Dari Rawa ke Ruang Tamu, Hingga Tembus Pangsa Pasar Eropa (Paris-Prancis)

Cici Ar menawarkan berbagai produk kerajinan yang fungsional sekaligus estetis, mulai dari tempat tisu, sarung toples, wadah buah, hingga tas tangan yang elegan.

Keunikan utama dari setiap produk Cici Ar terletak pada bahan bakunya: akar keladi air. “Ciri khasnya, bahan ini tidak banyak ada di tempat lain.

Kalau bambu atau rotan, mungkin sudah biasa, ini yang membuat produk kami limited edition,” jelas Ibu Rohana, yang kini berperan sebagai penasihat dan pendamping di Cici Ar.

Proses pembuatannya pun membutuhkan kesabaran dan sangat bergantung pada alam. Akar keladi air yang didapat dari para petani di sekitar rawa harus melalui serangkaian proses: dikupas, dicuci bersih, lalu dijemur hingga benar-benar kering. Proses penjemuran ini menjadi krusial dan sangat bergantung pada terik matahari.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khanza Cookies Kue Kering Premium Pontianak Play Button photo_camera 3

    Khanza Cookies Kue Kering Premium Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah badai pandemi COVID-19 yang melumpuhkan banyak sektor usaha, seorang pengusaha fashion busana muslim di Pontianak justru menemukan jalan baru yang merubah bisnisnya. Elina Yuda yang sering dipanggil Elin, yang sebelumnya berjibaku dengan lesunya penjualan pakaian, memutar otak demi “asap dapur tetap mengepul”. Keputusan beraninya beralih ke dunia kuliner melahirkan Khanza […]

  • Cahaya, Pouch Etnik Keren Oleh oleh Pontianak Play Button photo_camera 6

    Cahaya, Pouch Etnik Keren Oleh oleh Pontianak

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Bagi pelancong dan wisatawan memilih buah tangan atau oleh-oleh adalah suatu pilihan yang sering kali menjadi kewajiban, tak jarang buah tangan itu harus khas, berkesan, ringan di bawa, awet dan tentu saja, ramah di kantong. Inilah kisah inspirasi untuk para pengusaha UMKM atau yang ingin terjun ke dunia UMKM, Ibu Catur Rinna […]

  • Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar Play Button photo_camera 3

    Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Era di mana lidah dan gaya hidup terus-menerus dibombardir oleh produk-produk ultra-proses dan serba instan muncul sebuah kerinduan akan sesuatu yang otentik, salah satu dari produk UMKM Pontianak Sirop Serbat Khas Pontianak. Minuman Air Serbat atau Sirop Serbat yaitu minuman Tradisional Indonesia khas Melayu di Kalbar yang sering disajikan dalam upacara adat serta […]

  • Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky Play Button photo_camera 3

    Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Rooftop & Café Lantai 7 Borneo Hotel menjadi saksi meriahnya Zumba Battle in the Sky yang sukses digelar pada Sabtu lalu. Bertempat di puncak hotel dengan pemandangan kota Pontianak, event ini mendulang antusiasme luar biasa dari masyarakat Kota Pontianak. Dua instruktur Zumba ternama, ZIN Asrul dan ZIN Andy Tio, tampil memukau dengan […]

  • Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Menyambut Hari Jadi Kota Pontianak yang diperingati setiap tanggal 23 Oktober, Borneo Hotel Pontianak menyajikan Lomba Masak Ikan Asam Pedas yang akan menyulap kekayaan kuliner lokal menjadi ajang kreatif. Audisi awal lomba diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2025, dimana para peserta cukup membawa masakan Ikan Asam Pedas hasil olahan mereka untuk dinilai secara […]

  • LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah tuntutan regulasi yang mewajibkan sertifikasi halal, sebuah tantangan tersembunyi justru menjadi penghambat utama bagi ribuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat, sebut saja jurang digital. Gagap Teknologi (gaptek) dan kerumitan birokrasi menjadi sebuah tembok tinggi yang sulit dipanjat. Menjawab keresahan ini, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan […]

expand_less