Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Era di mana lidah dan gaya hidup terus-menerus dibombardir oleh produk-produk ultra-proses dan serba instan muncul sebuah kerinduan akan sesuatu yang otentik, salah satu dari produk UMKM Pontianak Sirop Serbat Khas Pontianak.

Minuman Air Serbat atau Sirop Serbat yaitu minuman Tradisional Indonesia khas Melayu di Kalbar yang sering disajikan dalam upacara adat serta acara tertentu.

Minuman “Air Serbat” atau “Sirop Serbat” dikenal dengan rasa manis dan sedikit pedas, kaya akan rempah-rempah, sangat nikmat apabila disajikan hangat atau panas, terutama saat cuaca dingin serta memiliki khasiat yang baik untuk membantu menjaga kesehatan.

Ini tidak hanya sebuah sirop serbat biasa bagi sebagian masyarakat Pontianak ini adalah warisan kuliner, obat rindu dan bahkan ‘penjaga’ kesehatan di balik merek salah satu produk UMKM Pontianak yang mulai mendaki jalan kesuksesan ini ada kisah seorang pengusaha UMKM Dody Castria Rahayu yang dengan gigih meracik ulang takdir sebuah resep warisan.

Dalam sebuah perbincangan online eksklusif pada sabtu (19/7), Dody membagikan perjalanannya yang penuh lika-liku, sebuah narasi epik skala UMKM tentang keyakinan, kebangkrutan yang mengancam, ledakan tak terduga, dan sebuah mimpi besar.

Di Balik Nama “Pengusir”

Akar budaya dan warisan resep setiap produk legendaris memiliki cerita asal-usulnya, untuk Sirop Serbat Khas Pontianak ceritanya dimulai dari tempat paling sakral dalam budaya Indonesia yaitu dari dapur seorang nenek.

“Inspirasi utamanya datang dari resep nenek dari pihak istri saya, beliau sering sekali membuatkan minuman ini untuk keluarga,” buka Dody.

Ini bukan hanya minuman pelepas dahaga melainkan sebuah ramuan yang dibuat dengan cinta dan dipercaya memiliki khasiat untuk membantu menjaga kesehatan.

Di sinilah letak keunikan pertama dan paling menarik dari produk ini. “Di Pontianak, orang-orang tua dulu menyebutnya ‘sirop pengusir’,” jelas Dody.

Istilah ‘pengusir’ di sini bukanlah bermakna mistis, melainkan sebuah kiasan budaya untuk menggambarkan kemampuannya ‘mengusir’ rasa tidak enak badan, ‘mengusir’ angin, atau meredakan gejala flu dan meriang.

Ini adalah kearifan lokal yang tertanam dan tumbuh dalam benak masyarakat suatu kepercayaan yang menjadikan sirop ini lebih dari bahan konsumsi.

Keputusan untuk mengabadikan nama “Sirop Serbat Khas Pontianak” sebagai merek dagang adalah sebuah langkah strategis. Dody tidak ingin menciptakan nama baru yang terdengar modern, ia justru ingin mengklaim identitas.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Inspiratif  Bumbu Bubur Pedas Instan merek Nek Na Play Button photo_camera 3

    Kisah Inspiratif Bumbu Bubur Pedas Instan merek Nek Na

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah banyaknya persaingan kuliner yang kian ketat, sebuah nama merek produk UMKM perlahan namun pasti melihatkan jejaknya di hati para pecinta kuliner tradisional, khususnya bubur pedas, bubur pedas adalah salah satu makanan khas yang berasal dari suku Melayu Sambas di Kalimantan Barat. Bubur Pedas, bukan seperti namanya “pedas” namun merujuk pada […]

  • KeGia Memadukan Pesona Batu Alam dan Tenun Khas Kalbar Play Button photo_camera 6

    KeGia Memadukan Pesona Batu Alam dan Tenun Khas Kalbar

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di sebuah sudut Kota Khatulistiwa, dari jemari terampil seorang perempuan bernama Maya Noviza, lahir sebuah mahakarya yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga membisikkan cerita. Cerita tentang gairah yang ditemukan kembali, tentang cinta pada warisan budaya, dan tentang sebuah bisnis yang dirawat layaknya seorang anak. Inilah KeGia, sebuah jenama (brand) aksesoris premium […]

  • Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava Play Button photo_camera 5

    Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) – (11/7/2025) Di sebuah sudut kota yang tenang, jauh dari bisingnya suara kendaraan, sebuah kisah pengusaha UMKM yang luar biasa lahir dari air mata dan keputusasaan. Ini adalah cerita tentang Sumanji dan Suyati, pasangan suami-istri di balik merek “Kripik Jamur Dava”. Perjalanan mereka bukan sekedar tentang menciptakan camilan renyah, melainkan sebuah […]

  • Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

    Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (1/7/2025)Di tengah dinamika industri pariwisata yang menuntut inovasi dan otentisitas, Borneo Hotel Pontianak mengambil langkah progresif yang melampaui standar layanan perhotelan konvensional.(1/7/2025) Melalui sebuah program kemitraan strategis, hotel ini secara resmi merangkul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, mengubah lobi hotel menjadi etalase premium bagi produk-produk unggulan Kalimantan Barat. Inisiatif […]

  • Menjadi Jembatan Pembinaan Pemerintah, Loka Kreasi bukan sekedar Reseller photo_camera 4

    Menjadi Jembatan Pembinaan Pemerintah, Loka Kreasi bukan sekedar Reseller

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah gejolak persaingan usaha yang kian sengit, persoalan klasik yang terus menghantui para UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) selalu bermuara pada satu hal yaitu pendapatan. Kemampuan memproduksi barang seringkali tak sejalan dengan kemampuan menjual dan respon pasarnya. Realita permasalahan antara ekspektasi dan hasil selalu menjadi isu yang sentral bagi […]

  • Blue Forests & Pouring Coffee Kolaborasi Hadirkan Teh Jeruju di Khatulistiwa Coffee Event 2025 photo_camera 5

    Blue Forests & Pouring Coffee Kolaborasi Hadirkan Teh Jeruju di Khatulistiwa Coffee Event 2025

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Yayasan Hutan Biru (Blue Forests) hadir meramaikan Khatulistiwa Coffee Event 2025 dengan konsep unik: kolaborasi bersama Pouring Coffee dalam satu booth. Kolaborasi ini memadukan cita rasa kopi dan inovasi minuman berbahan baku mangrove, yaitu teh jeruju. Khatulistiwa Coffee Event 2025 merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pelaku industri kopi, komunitas kreatif, pegiat kuliner, […]

expand_less