Desainer Ternama “Denny Wirawan” Angkat Keindahan Wastra Kalbar
- calendar_month Selasa, 29 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Desainer ternama asal Indonesia Denny Wirawan pada hari Senin, 28 Juli 2025 mengunjungi “Galeri Betanun” yang beralamat di MS Gardenia Residence No.G3, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kunjungan desainer kondang di Indonesia ini bukan merupakan yang pertama kali. “Ini pertemuan ke dua kami, yang beliau datang langsung ke galeri Betanun,” ungkap Erwan.
“Biasanya saat pameran di Jakarta beliau juga selalu menyempatkan datang ke stan pameran kami di acara Karya Kreatif Indonesia,” kata Erwan “Owner Betanun”.

Adapun tujuan beliau mengunjungi Galeri Betanun adalah untuk berburu wastra khas Kalbar sekaligus mengangkat keindahannya dan rencana akan dipersembahkan pada ajang fashion bergengsi yang menampilkan keragaman wastra dari seluruh Indonesia.
Denny Wirawan: Desain saya sebenarnya sederhana. Saya biarkan polanya berbicara sendiri.
Denny Wirawan dikenal karena menggabungkan keindahan budaya tradisional Indonesia dengan sentuhan modern dalam rancangan busananya, ia memulai karier fashionnya dengan bekerja di Rumah Mode Prajudi pada tahun 1992.
Debutnya sebagai desainer dimulai pada tahun 1993 ketika ia meraih Juara Kedua & Juara Favorit dalam Lomba Perancang Mode Femina.
Kariernya meroket pada tahun 1999 ketika ia bergabung dengan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) dan rutin menampilkan koleksi busana terbarunya dalam peragaan tren mode IPMI tiap tahun.

Empat tahun kemudian, ia membuka studio fashionnya sendiri dan mulai memproduksi koleksinya dengan merek DENNY WIRAWAN. (dikutip dari sumber official website Denny Wirawan – https://www.dennywirawan.com/profile)
Wastra Khas Daerah Merupakan Identitas Yang Sangat Penting
Sosok Denny Wirawan merupakan pribadi yang ramah dan menginspirasi, selalu memberikan dorongan positif dan motivasi, “Denny Wirawan orangnya sangat ramah dan sangat luar biasa menginspirasi, ungkap Erwan.”
“Harapan beliau kain Kalbar tetap terus didukung dan dipromosikan oleh Dinas setempat,” kata Erwan.
Galeri Betanun selama ini telah meningkatkan market sharenya ke Brunei. “Produk Betanun sudah ke Brunei dengan beberapa desainer yang waktu itu sudah diakui di Brunei, sementara di Kalbar masih kurang.”
Sekali lagi Denny Wirawan merupakan sosok yang selalu memberikan dorongan yang positif dan dukungan terhadap pengrajin-pengrajin dan pengusaha UMKM di daerah seperti halnya Betanun.
“Tetap aja bikin sesuai pesanan dari Brunei, karena Erwan juga harus menghidupi pengrajin-pengrajin di Sambas atau yang ada di Kalbar,” kata Denny.
“Tapi dengan syarat tetap masukkan identitasnya Indonesia atau kain wastranya khas Kalbar,” tegas Denny.
Meskipun Erwan telah lama berkecimpung dengan pangsa pasar di Brunei namun itu tidak membuat dirinya lupa dengan warisan budaya asli Indonesia yang harus tetap di jaga.
“Kalau untuk kain kami sendiri yang jual ke Brunei itu memang ia masukkan ciri khasnya Kalbar, yaitu dari segi ukuran kain, dari ujung kain yang ada list putihnya, itu merupakan tanda bahwa itu kain dari Kalimantan Barat,” tegas Erwan. “Terus motif-motifnya, Erwan gunakan motif-motif alam,” tambahnya.

Tak terasa kunjungan Denny Wirawan sudah hampir 1 jam lebih di Galeri Betanun dari mulai datang jam 16.15 sore tadi, dan pada akhirnya beliau telah menemukan beberapa pilihan kain atau wastra khas Kalbar dari Galeri Betanun dan berjanji akan di buat baju Fashion.
“Alhamdulilah nya ada beberapa kain Erwan yang di beli oleh beliau, dan Insya Allah akan jadi baju yang akan di show kan di acara fashion,” papar Erwan dengan penuh rasa syukur.
Harapan Untuk Pangsa Pasar Yang Lebih Luas
Selain Denny Wirawan, banyak lagi desainer-desainer kondang lainnya di Indonesia yang mencintai wastra khas daerah dan berkontribusi dalam pelestarian serta pengembangan wastra Nusantara.
Kecintaan mereka tercermin dalam karya-karya mereka yang memadukan tradisi dengan sentuhan modern, serta upaya mereka dalam memperkenalkan wastra Indonesia ke dunia.
Harapan untuk wastra khas Kalbar bisa mendunia adalah keinginan kuat dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, Pengusaha UMKM dan para Penggiat Ekonomi Kreatif.
Upaya promosi dan pelestarian wastra khas Kalbar harus terus dilakukan, termasuk untuk bisa tampil di ajang Nasional dan Internasional.
Strategi ekspansi untuk menjangkau pasar yang lebih luas sangat dibutuhkan, selain perencanaan yang matang, pemahaman yang cerdas tentang eksosistem digital juga sangat diperlukan.
Betanun adalah salah satu penggiat ekonomi kreatif yang harus kita dukung bersama, market share hingga ke negeri seberang merupakan cerminan bahwa negara kita Indonesia kaya akan keindahan wastra khas Daerah.
Di balik semua keindahan itu ada pesan yang tertanam di dalam benak Erwan, yaitu harus tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya dari pendahulunya sekaligus menghidupi pengrajin-pengrajin di desa-desa di Kabupaten Sambas yang saat ini ia berdayakan. (Sonny)




- Penulis: Sonny
