Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava

Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava

  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025

Ini bukan sekadar tentang lari dari masalah, melainkan tentang menciptakan suatu solusi. “Bukan karena sakit hati, bukan. Justru kita jadi semangat. Pikiran kita kan jadi terbuka,” tegas Sumanji.

Maka, dimulailah babak baru. Dengan semangat otodidak, berbekal dari berbagai informasi dan masukan dari kawan-kawan, Ibu Suyati mulai bereksperimen di dapurnya.

Prosesnya tidak instan beberapa kali harus menelan pil pahit kegagalan. “Kita juga sudah mencoba berkali-kali namun belum ada yang pas (gagal), ada yang jadi kaya bakwan, jadi keras dan banyak lainnya” tambah Sumanji, namun ketekunannya membuahkan sebuah hasil.

Proses pembuatan Kripik Jamur Dava sendiri merupakan sebuah seni yang menjunjung tinggi kualitas. “Bahan bakunya harus jamur yang segar, yang baru dipetik,” jelas Suyati.

Jamur tiram putih pilihan dicuci bersih, disuwir-suwir dengan tangan, lalu dibalut dengan adonan tepung yang diberi bumbu dengan racikan khusus agar menciptakan cita rasa gurih dan khas.

Setelah digoreng hingga garing keemasan, proses belum selesai. Keripik kemudian dimasukkan ke dalam mesin spinner untuk meniriskan sisa minyak.

Hasilnya adalah kripik yang tidak hanya renyah dan gurih, tetapi juga tidak berminyak, memberikan pengalaman menyantap yang nyaman.

Prinsip Kualitas dan Ciri Khas yang Tak Bisa Ditawar

Di tengah persaingan pasar UMKM, Sumanji dan Suyati memegang teguh satu prinsip yaitu kualitas dan orisinalitas. Mereka sadar, mungkin banyak produk serupa di pasaran, namun mereka bertekad untuk menciptakan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang memiliki ciri khas.

“Saya pesan sama orang rumah (Ibu Suyati), kita produk harus ori. Berbentuk masih jamur, renyah tidak keras kita harus buat ciri khas sendiri” ujar Sumanji dengan tersenyum bangga.

Komitmen inilah yang menjadi pembeda utama. Setiap keping Kripik Jamur Dava masih mempertahankan bentuk asli suwiran jamur, memberikan tekstur yang renyah namun tetap lembut di dalam.

Ini bukan sekadar “rasa jamur”, ini adalah jamur yang sesungguhnya. Kualitas inilah yang membuat produk mereka diterima luas, dari masyarakat umum hingga salah satu General Manager hotel di Pontianak yang menjadi pelanggan setia.

Produk Kripik Jamur Dava tersedia di outlet oleh-oleh Hotel Mercure dan Hotel Borneo Pontianak

Dua tahun berjalan sejak produk kripik ini serius dikembangkan, Kripik Jamur Dava telah mengantongi sertifikasi P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan Sertifikat Halal dari LPPOM MUI, serta sedang dalam proses pengajuan merek dagang. Ini adalah bukti keseriusan mereka dalam membangun bisnis yang profesional dan terpercaya.

Misi Sosial untuk Berbagi Ilmu, Menebar Rezeki

Kesuksesan Kripik Jamur Dava tidak membuat Sumanji dan Suyati lupa daratan. Justru sebaliknya, pengalaman pahit di masa lalu menempa mereka menjadi pribadi yang lebih peduli. Mereka membuka pintu rumah dan ilmu mereka lebar-lebar bagi siapa saja yang ingin belajar.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Inspiratif  Bumbu Bubur Pedas Instan merek Nek Na Play Button photo_camera 3

    Kisah Inspiratif Bumbu Bubur Pedas Instan merek Nek Na

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • 0Komentar

    Terry juga menambahkan sentuhan personal yang membedakan. “Di sini juga saya tambahkan ada daun kesum. “Nah kenapa saya tambahkan daun kesum? karena supaya kalau produk ini ada di Jawa, di Jawa tuh kan daun kesumnya nggak ada. Jadi saya tambahkan di sini agak ada wangi-wangi daun kesumnya.” Proses produksi ini, yang memakan waktu berjam-jam, diakhiri […]

  • Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky Play Button photo_camera 3

    Borneo Hotel Pontianak Sukses Gelar Zumba Battle In The Sky

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Rooftop & Café Lantai 7 Borneo Hotel menjadi saksi meriahnya Zumba Battle in the Sky yang sukses digelar pada Sabtu lalu. Bertempat di puncak hotel dengan pemandangan kota Pontianak, event ini mendulang antusiasme luar biasa dari masyarakat Kota Pontianak. Dua instruktur Zumba ternama, ZIN Asrul dan ZIN Andy Tio, tampil memukau dengan […]

  • KeGia Memadukan Pesona Batu Alam dan Tenun Khas Kalbar Play Button photo_camera 6

    KeGia Memadukan Pesona Batu Alam dan Tenun Khas Kalbar

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    “Kenapa saya mengambil nama anak saya? karena usaha ini kan saya rintis dari awal, jadi seperti saya mengasuh dan melihat anak saya, seperti itu saya akan membuat usaha saya ini mulai dari titik nol sampai hingga saat-saat sekarang,” tutur Maya dengan sorot mata penuh kehangatan. Filosofi ini menjadi kompas moral bagi KeGia, setiap produk yang […]

  • Desainer Ternama “Denny Wirawan” Angkat Keindahan Wastra Kalbar Play Button photo_camera 4

    Desainer Ternama “Denny Wirawan” Angkat Keindahan Wastra Kalbar

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Desainer ternama asal Indonesia Denny Wirawan pada hari Senin, 28 Juli 2025 mengunjungi “Galeri Betanun” yang beralamat di MS Gardenia Residence No.G3, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kunjungan desainer kondang di Indonesia ini bukan merupakan yang pertama kali. “Ini pertemuan ke dua kami, yang beliau datang langsung ke galeri Betanun,” ungkap Erwan. […]

  • Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya Play Button

    Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    “Kalau matahari terik, 3 sampai 4 jam bisa kering, tapi kalau musim hujan bisa berhari-hari,” tuturnya. Setelah kering, barulah akar-akar itu siap dianyam oleh tangan-tangan terampil para pengrajin. Untuk membuatnya lentur dan mudah dibentuk, akar kering akan dicelupkan kembali ke dalam air sebelum dianyam menjadi berbagai bentuk yang menawan. Kualitas dan keunikan inilah yang membawa […]

  • Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    Rayakan Hari Jadi Kota Pontianak ke-254, Borneo Hotel Pontianak Gelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Menyambut Hari Jadi Kota Pontianak yang diperingati setiap tanggal 23 Oktober, Borneo Hotel Pontianak menyajikan Lomba Masak Ikan Asam Pedas yang akan menyulap kekayaan kuliner lokal menjadi ajang kreatif. Audisi awal lomba diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2025, dimana para peserta cukup membawa masakan Ikan Asam Pedas hasil olahan mereka untuk dinilai secara […]

expand_less