Tak Hanya Jaga Mangrove, Yayasan Hutan Biru (Blue Forests) Juga Bantu Perekonomian Lokal Lewat UMKM!!
- calendar_month Jumat, 4 Jul 2025

Visi ini bukan sekadar retorika. Dengan cakupan operasi di sembilan wilayah Provinsi di Indonesia dan salah satu fokus kerja mereka adalah di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, menyasar langsung ke jantung persoalan yaitu mengatasi kesenjangan kesejahteraan di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai melalui kolaborasi aktif dengan berbagai pihak.
Kemitraan strategis menjadi kunci, merangkul mulai dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Daerah Kalimantan Barat, hingga organisasi masyarakat sipil dan sektor swasta.
“Sekolah Lapang Pesisir” Untuk Mengubah Pola Pikir, Bukan Sekadar Memberi Pelatihan
Keunikan Blue Forests terletak pada metode pemberdayaan mereka, yang disebut:
“Sekolah Lapang Pesisir”.

Ini bukanlah program pelatihan teknis konvensional di mana instruktur datang, mengajar, lalu pergi.
Sebaliknya, ini adalah sebuah pendekatan transformatif yang bertujuan mengubah pola pikir masyarakat secara fundamental.
“Sekolah lapang adalah serangkaian tahapan penguatan kapasitas yang mengembalikan semua peserta sebagai pembelajar. Tidak ada guru, tidak ada murid, semuanya belajar bersama,” jelas Rio.
Tujuan utamanya bukan semata-mata menghasilkan produk komersial, melainkan menanamkan pemahaman mendalam tentang ekosistem tempat mereka tinggal. Filosofi ini dipegang teguh dalam setiap program mereka.
“Sebelum membuat produk, pengetahuan terhadap ekosistem harus hadir terlebih dahulu,” tegas Rio.
Masyarakat diajak untuk merenungkan posisi mereka dalam jejaring kehidupan yang luas. “Memahami bahwa kita adalah bagian kecil dari ekosistem. Jika kita memanfaatkannya dengan bijak, ekosistem juga akan menjaga kita,” tambahnya.
Dengan kesadaran ini, praktik pemanfaatan sumber daya yang lebih bertanggung jawab diharapkan akan tumbuh secara organik dari dalam komunitas itu sendiri.
Dari Kubu Raya untuk Pasar Potensi Teh Mangrove (Daun Jeruju) dan Ekonomi Berbasis Ekosistem
Teori dan filosofi tersebut diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan, salah satunya di wilayah Kubu Raya,Kalimantan Barat yang terletak tidak jauh dari Pontianak.
Di sana, Blue Forests secara aktif mengatasi keterbatasan mata pencaharian masyarakat yang seringkali bergantung pada praktik eksploitasi yang kurang berkelanjutan.
Mereka menunjukkan bahwa ekosistem mangrove memiliki potensi ekonomi yang besar tanpa harus ditebang atau dirusak.






- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
