Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M
- calendar_month Selasa, 8 Jul 2025

Ambisi Global Serundeng 3 Dare Dalam Rencana Ekspor
Kesuksesan di pasar domestik tidak membuat Serundeng 3 Dare berpuas diri. Usaha ini kini menatap panggung dunia dengan menyusun strategi ekspor yang komprehensif untuk periode 2025-2027.
Negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand menjadi target awal, mengingat popularitas makanan Indonesia dengan bumbu yang khas di kawasan tersebut.

Untuk mewujudkan ambisi ini, Serundeng 3 Dare telah menyusun peta jalan yang jelas. Pada tahun 2025, fokus utama adalah membangun merek, memperoleh sertifikasi berstandar internasional seperti HACCP, dan memulai ekspor skala kecil ke Malaysia dan Singapura.
Target penjualan untuk tahun pertama dipatok sebanyak 50.000 pcs dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp 1,5 miliar.
Strategi untuk tahun 2026 adalah meningkatkan skala produksi, salah satunya dengan menjajaki sistem OEM (pabrik maklon), dan berekspansi ke pasar Thailand serta Brunei Darussalam.

Partisipasi dalam pameran makanan internasional seperti SIAL ASEAN dan MIHAS di Malaysia juga masuk dalam agenda. Target penjualan pada tahun ini meningkat menjadi 70.000 pcs dengan pendapatan yang diproyeksikan sebesar Rp 2,1 miliar.
Pada tahun 2027, Serundeng 3 Dare menargetkan untuk memantapkan posisi di pasar Asia Tenggara dengan merambah Filipina, Kamboja, dan Vietnam.
Rencana strategisnya mencakup ekspor skala besar, pembangunan gudang atau mitra distribusi lokal, peluncuran varian produk, proyeksi keuangan yang matang telah disiapkan untuk mendukung rencana ekspansi ini.
Total biaya yang dianggarkan untuk tiga tahun ke depan mencakup produksi, pengemasan, pemasaran, logistik, legalitas, hingga operasional, dengan estimasi laba bersih yang terus meningkat dari Rp 75 juta pada tahun 2025 menjadi Rp 150 juta pada tahun 2027.
Harapan dan Inspirasi untuk Masa Depan
Kisah Serundeng Tiga Dare adalah bukti nyata bahwa dengan visi, kegigihan, dan standar kualitas yang tinggi, UMKM mampu bertransformasi menjadi pemain industri yang disegani.
Dari dapur sederhana, Siska Hardini tidak hanya menciptakan produk kuliner yang lezat, tetapi juga membangun sebuah warisan dan membuka jalan bagi produk tradisional Indonesia untuk mendunia.
Ketika ditanya mengenai harapan terbesarnya, jawaban Siska sederhana namun penuh makna. “Semoga bisa cepat bangun pabrik, cepat selesai, bikin pabrik Serundeng,” ujarnya.
Sebuah harapan yang tidak hanya untuk kemajuan usahanya, tetapi juga untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan membawa nama harum Indonesia di kancah Internasional.
Serundeng 3 Dare bukan lagi sekadar lauk pendamping nasi, melainkan simbol inspirasi bagi ribuan UMKM lain di Kalimantan Barat dan seluruh Nusantara.(Ar-S)






- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
