Rabu, 8 Jul 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M

Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M

  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025

Kontrol kualitas menjadi faktor utama dalam operasional mereka. Setiap bumbu ditimbang dengan takaran yang presisi dan proses memasak diawasi berdasarkan standar waktu yang ketat untuk menjamin konsistensi rasa. “Pasti ada standar,” tegas Siska. “Semua bumbu sudah kita timbang.

Lalu pengerjaannya kita lihat jam.” Komitmen terhadap kualitas juga tecermin dari keunikan produk mereka: terbuat dari kelapa parut pilihan dari petani lokal, rasa bumbu autentik dari resep keluarga, dan dikemas secara higienis dan praktis.

Saat ini, Serundeng 3 Dare memiliki dua varian rasa andalan: Serundeng Original, yang menyajikan perpaduan klasik kelapa parut sangrai dengan rempah-rempah pilihan , dan Serundeng Pedas Manis, sebuah inovasi yang memadukan rasa pedas dari cabai dengan manis yang nikmat. Total keseluruhan rasa ada 6 yaitu, original, tuna, sweet spicy, shrimp, peanut, lime flavor.

Menaklukkan Pasar Lokal dan Meraih Prestasi

Dengan tim yang solid beranggotakan enam orang, yang terbagi antara bagian produksi dan pemasaran, Serundeng 3 Dare telah berhasil membangun jaringan distribusi yang luas.

Produk mereka tidak hanya ditemukan di toko offline milik sendiri di Komplek Ari Karya Indah, tetapi juga merambah pasar tradisional seperti Pasar Ampera dan Pasar Kemuning.

Lebih dari itu, Serundeng 3 Dare sukses menembus pasar modern. Produk ini telah tersedia di lebih dari 60 swalayan dan toko-toko  di Pontianak, Kalimantan Barat dan sekitarnya, termasuk toko yang namanya sudah dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak seperti Fresh Mart, Garuda Mitra, Ponti Bonti, dan Real Mart.

“Serundeng 3 Dare juga tersedia di Outlet oleh-oleh UMKM Corner Hotel Mercure dan Hotel Borneo Pontianak”

Kehadiran di platform e-commerce seperti Shopee dan MBizMarket serta pemanfaatan media sosial Instagram [@serundengtradisional_3dare] semakin memperluas jangkauan pasar mereka hingga ke tingkat nasional.

Perjalanan Serundeng 3 Dare dihiasi oleh berbagai pencapaian membanggakan. Usaha ini kerap diundang untuk berpartisipasi dalam berbagai pameran dan kompetisi kuliner bergengsi. “Sering,” kata Siska saat ditanya tentang partisipasinya dalam ajang kuliner.

Ia menyebutkan beberapa di antaranya, seperti menjadi finalis IFI (Indonesia Food Innovation) dari Kemenperin dan AKI (Apresiasi Kreasi Indonesia) dari Kemenparekraf.

Pencapaian terbesar hingga saat ini adalah ketika Siska Hardini terpilih untuk mewakili Inkubator Bank Indonesia dalam sebuah ajang perdagangan Internasional. “Saya mewakili Bank Indonesia, satu-satunya produk kuliner dari Kalbar, untuk ikut perdagangan Internasional,” tuturnya dengan bangga.

Embed HTML not available.
  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Boyan Craft, Kerajinan Tangan Keren dari Pontianak Play Button photo_camera 4

    Boyan Craft, Kerajinan Tangan Keren dari Pontianak

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • 0Komentar

    Lucunya, ide awal nama “Boyan” justru tercetus dari akun game milik anaknya. Dewi dengan cerdas mengadaptasi nama tersebut dan memberinya makna filosofis melalui “cocoklogi” yang cerdas. Proses ini menunjukkan kreativitas seorang pengusaha dalam membangun identitas merek yang tidak hanya unik dan mudah diingat, tetapi juga mengandung akan nilai dan suatu harapan. Evolusi Produk: Dari Bunga […]

  • Khanza Cookies Kue Kering Premium Pontianak Play Button photo_camera 3

    Khanza Cookies Kue Kering Premium Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • 0Komentar

    “Kami tidak pernah kompromi soal kualitas,” tegas Elin. Ia menjalin kerjasama langsung dengan pemasok bahan baku premium, bahkan beberapa kali didatangkan chef dari perusahaan pemasok untuk memberikan pelatihan. “Proses produksi diawasi ketat dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, mulai dari penakaran bahan, proses pengadonan, hingga pemanggangan. “Bahan boleh sama, tapi cara pengerjaan yang berbeda […]

  • LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • 0Komentar

    Meski demikian, Syaiful menegaskan bahwa perubahan peran formal tersebut tidak membuat LPPOM MUI Kalbar lepas tangan dari realita di lapangan. “Walaupun tugas utama kami memeriksa, ketika ada pelaku usaha yang datang dan bingung bagaimana prosesnya, kami tetap memfasilitasi untuk mendampingi mereka dari awal hingga akhir,” tegasnya. Momok Bernama “Gaptek” dan Berkas Administrasi Menurut pengamatan Syaiful […]

  • Wujud Komitmen Hotel Mercure Pontianak Untuk Berkontribusi Pada Perekonomian Lokal

    Wujud Komitmen Hotel Mercure Pontianak Untuk Berkontribusi Pada Perekonomian Lokal

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • 0Komentar

    Ini adalah salah satu upaya dan langkah yang telah diambil oleh Hotel Mercure Pontianak untuk memperkuat kerja sama dengan pengusaha lokal dan memajukan ekonomi daerah. Kolaborasi antara pihak perhotelan, UMKM lokal, BUMD, BUMN dan pemerintah daerah sangatlah penting untuk memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat Kalbar.(Sn)

  • Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru photo_camera 4

    Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mengolah Potensi Rebung Bonti untuk Kemandirian Ekonomi dan Kelestarian Alam SANGGAU – (infoumkmkalbar) ELPAGAR bersama Pemdes Empodis, Disperindagkop UM Kabupaten Sanggau, dan Loka Kreasi UMKM, dengan dukungan Yayasan Solidaritas Dana Nusantara, menggelar pelatihan life skill bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Empodis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Empodis dan Dusun Mua, yang keduanya berada […]

  • Kampung Caping Mendawai Rumah Pengrajin Caping Di Pontianak Play Button photo_camera 4

    Kampung Caping Mendawai Rumah Pengrajin Caping Di Pontianak

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • 0Komentar

    Setelah tiga ‘rengge’ siap, ketiganya lalu disatukan atau ‘dicantum’ hingga membentuk sebuah kerucut yang menjadi rangka utama caping. Tahap selanjutnya adalah melapisi kerangka tersebut. Lapisan daun tambahan yang sudah diiris rapi dilekatkan pada kerangka, lalu dijahit dengan kuat menggunakan sejenis tali khusus yang disebut ‘tali kelayang’ untuk menyatukan seluruh lapisan daun. Sebagai penguat struktur, sebuah […]

expand_less