Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M
- calendar_month Selasa, 8 Jul 2025

Kontrol kualitas menjadi faktor utama dalam operasional mereka. Setiap bumbu ditimbang dengan takaran yang presisi dan proses memasak diawasi berdasarkan standar waktu yang ketat untuk menjamin konsistensi rasa. “Pasti ada standar,” tegas Siska. “Semua bumbu sudah kita timbang.
Lalu pengerjaannya kita lihat jam.” Komitmen terhadap kualitas juga tecermin dari keunikan produk mereka: terbuat dari kelapa parut pilihan dari petani lokal, rasa bumbu autentik dari resep keluarga, dan dikemas secara higienis dan praktis.

Saat ini, Serundeng 3 Dare memiliki dua varian rasa andalan: Serundeng Original, yang menyajikan perpaduan klasik kelapa parut sangrai dengan rempah-rempah pilihan , dan Serundeng Pedas Manis, sebuah inovasi yang memadukan rasa pedas dari cabai dengan manis yang nikmat. Total keseluruhan rasa ada 6 yaitu, original, tuna, sweet spicy, shrimp, peanut, lime flavor.
Menaklukkan Pasar Lokal dan Meraih Prestasi
Dengan tim yang solid beranggotakan enam orang, yang terbagi antara bagian produksi dan pemasaran, Serundeng 3 Dare telah berhasil membangun jaringan distribusi yang luas.
Produk mereka tidak hanya ditemukan di toko offline milik sendiri di Komplek Ari Karya Indah, tetapi juga merambah pasar tradisional seperti Pasar Ampera dan Pasar Kemuning.
Lebih dari itu, Serundeng 3 Dare sukses menembus pasar modern. Produk ini telah tersedia di lebih dari 60 swalayan dan toko-toko di Pontianak, Kalimantan Barat dan sekitarnya, termasuk toko yang namanya sudah dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak seperti Fresh Mart, Garuda Mitra, Ponti Bonti, dan Real Mart.
“Serundeng 3 Dare juga tersedia di Outlet oleh-oleh UMKM Corner Hotel Mercure dan Hotel Borneo Pontianak”
Kehadiran di platform e-commerce seperti Shopee dan MBizMarket serta pemanfaatan media sosial Instagram [@serundengtradisional_3dare] semakin memperluas jangkauan pasar mereka hingga ke tingkat nasional.
Perjalanan Serundeng 3 Dare dihiasi oleh berbagai pencapaian membanggakan. Usaha ini kerap diundang untuk berpartisipasi dalam berbagai pameran dan kompetisi kuliner bergengsi. “Sering,” kata Siska saat ditanya tentang partisipasinya dalam ajang kuliner.
Ia menyebutkan beberapa di antaranya, seperti menjadi finalis IFI (Indonesia Food Innovation) dari Kemenperin dan AKI (Apresiasi Kreasi Indonesia) dari Kemenparekraf.

Pencapaian terbesar hingga saat ini adalah ketika Siska Hardini terpilih untuk mewakili Inkubator Bank Indonesia dalam sebuah ajang perdagangan Internasional. “Saya mewakili Bank Indonesia, satu-satunya produk kuliner dari Kalbar, untuk ikut perdagangan Internasional,” tuturnya dengan bangga.






- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
