Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Beranda » Pariwisata dan Perhotelan » Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

Borneo Hotel Pontianak Jadikan UMKM Pilar Utama Pengalaman Otentik

  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025

PONTIANAK – (1/7/2025)Di tengah dinamika industri pariwisata yang menuntut inovasi dan otentisitas, Borneo Hotel Pontianak mengambil langkah progresif yang melampaui standar layanan perhotelan konvensional.(1/7/2025)

Melalui sebuah program kemitraan strategis, hotel ini secara resmi merangkul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, mengubah lobi hotel menjadi etalase premium bagi produk-produk unggulan Kalimantan Barat.

Inisiatif ini bukan sekadar program tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan sebuah misi yang terintegrasi langsung ke dalam DNA operasional dan citra merek hotel.

Filosofi Berakar pada Identitas Lokal

Hadi Susanto, General Manager Dan Adam Akbar, Operational Manager Pontianak Borneo Hotel, mengungkapkan bahwa fondasi dari program ini adalah filosofi yang tertanam dalam nama “Borneo” itu sendiri. “Pertama-tama itu kita mengambil dari nama Borneo itu sendiri.

Jadi Borneo itu adalah merepresentasikan dari Pulau Borneo atau Kalimantan,” jelas Adam. “Kami ingin bahwa di Hotel Borneo juga bisa mewadahi, memfasilitasi para UMKM yang ada di Kalimantan, saat ini khususnya di Kalimantan Barat.”

Langkah ini didasari pemahaman bahwa hotel adalah gerbang utama dan titik kontak pertama bagi wisatawan.

Dengan menyediakan akses langsung ke produk lokal, hotel secara efektif menjawab kebutuhan tamu, terutama para pebisnis dengan jadwal padat yang memiliki waktu terbatas untuk berburu oleh-oleh.

“Jadi kita bisa menjadi satu tempat yang orang nggak perlu keluar lagi ke tempat souvenir. Ini sangat memfasilitasi tamu kita sendiri,” tambahnya.

Manifestasi Nyata dari Budaya Merek Baru

Kolaborasi dengan UMKM ini menjadi semakin relevan dengan peluncuran brand culture baru Borneo Hotel pada Mei lalu. Menurut Hadi, kemitraan ini adalah manifestasi nyata dari salah satu dari tiga pilar utama budaya baru mereka.

“Yang pertama adalah simplicity terkait pelayanan. Kedua adalah authenticity, di mana Borneo itu adalah otentik dengan namanya sendiri. Dan yang ketiga, ini yang paling penting, adalah local warmth (keramahan lokal),” papar Adam.

“Pilar ini tidak hanya soal memberikan pelayanan khas lokal, tapi kita juga bisa menyajikan produk-produk lokal khas daerah. Nah, salah satunya adalah bekerja sama dengan UMKM.”

Dengan demikian, kehadiran produk UMKM bukan lagi sekadar pajangan, melainkan bagian integral dari narasi dan pengalaman otentik yang ingin dibangun oleh Borneo Hotel.

Mekanisme Kurasi Ketat dan Penjaminan Kualitas

Untuk memastikan standar premium hotel tetap terjaga, Adam Akbar selaku Operational Manager menegaskan adanya mekanisme yang terstruktur.

Penataan produk UMKM dirancang sedemikian rupa agar tidak mengganggu operasional dan justru memperkaya estetika lobi hotel.

“Kita punya SOP dari berbagai aspek. Selama tata letaknya tidak mengganggu kegiatan operasional, kami tidak bermasalah,” ujar Adam. “Apalagi lokasinya di lobi, ini jauh lebih representatif dan eye-catching. Kami pastikan penataannya rapi dan bagus, tidak terkesan seperti pasar.”

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Esterlina dan RereJuna Craft, Sebuah Kisah yang Menjadi Penopang Hidup dan Asa bagi Para Ibu Play Button photo_camera 5

    Esterlina dan RereJuna Craft, Sebuah Kisah yang Menjadi Penopang Hidup dan Asa bagi Para Ibu

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) – (14/7/2025) Di sebuah sudut Kota Pontianak, di antara deru kesibukan sehari-hari, sebuah kisah inspiratif terungkap dari balik mesin jahit. Ini adalah kisah tentang Esterlina, seorang ibu, seorang kreator, dan pendiri RereJuna Craft. Usahanya bukan sekadar tentang membuat tas, melainkan memberdayakan sesama, dan membuktikan bahwa dari sebuah hobi yang dipupuk dengan […]

  • Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Gerai Samer di Simpang Ampar,Tayan Hilir Play Button photo_camera 4

    Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Gerai Samer di Simpang Ampar,Tayan Hilir

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • 0Komentar

    SANGGAU – (infoumkmkalbar) – Dalam era digital saat ini, pelaku usaha harus bisa bertransformasi dengan dunia digital dalam persaingan usaha sebab banyak sekali kebutuhan pasar yang terikat dengan digitalisasi seperti industri percetakan. Bertempat di jantung kota Tayan Hilir atau biasa disebut Simpang Ampar, Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Percetakan Melalui Digital Printing […]

  • Cahaya, Pouch Etnik Keren Oleh oleh Pontianak Play Button photo_camera 6

    Cahaya, Pouch Etnik Keren Oleh oleh Pontianak

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Bagi pelancong dan wisatawan memilih buah tangan atau oleh-oleh adalah suatu pilihan yang sering kali menjadi kewajiban, tak jarang buah tangan itu harus khas, berkesan, ringan di bawa, awet dan tentu saja, ramah di kantong. Inilah kisah inspirasi untuk para pengusaha UMKM atau yang ingin terjun ke dunia UMKM, Ibu Catur Rinna […]

  • Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M Play Button photo_camera 6

    Tak Sekedar Olahan Kelapa, Serundeng 3 Dare Dapat Omset Hingga 1,8 M

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah hiruk pikuk dunia kuliner modern, sebuah UMKM di sudut kota Pontianak yaitu wilayah ujung Kota Baru tepatnya di Jalan Prof. Dr. M. Yamin , yang berbatasan antara wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat, telah berhasil mencuri perhatian dengan produk tradisional yang diolah secara inovatif. Adalah Serundeng […]

  • Tifara Cookies: Nastar Dan Kurma Kacang Khas Pontianak Play Button photo_camera 3

    Tifara Cookies: Nastar Dan Kurma Kacang Khas Pontianak

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner, sebuah nama dari Pontianak berhasil mencuri perhatian dengan konsistensi dan inovasinya: Tifara Cookies. Didirikan dan dinahkodai oleh Titin Sumarni, Tifara Cookies bukan sekadar bisnis kue kering biasa. Ini adalah cerita tentang semangat kekeluargaan, kegigihan dalam menghadapi tantangan, dan komitmen mutlak terhadap kualitas yang telah mengantarkannya dari […]

  • Tak Sekadar Brand, Betanun Membawa Asa, Warisan dan Martabat Tenun Sambas 0.7 Play Button photo_camera 6

    Tak Sekadar Brand, Betanun Membawa Asa, Warisan dan Martabat Tenun Sambas

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah derasnya arus modernisasi yang kerap menggeser suatu tradisi, sebuah cerita tentang dedikasi, pemberdayaan dan visi besar lahir dari sebuah desa terpencil di Kabupaten Sambas. Cerita itu bernama “Betanun”, sebuah inisiatif yang tidak hanya menghasilkan kain tenun eksklusif, tetapi juga merajut kembali harapan para pengrajinnya, memastikan warisan budaya wastra tenun […]

expand_less