Merajut Asa dari Kapuas Hulu
- calendar_month Senin, 14 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah denting ritmis alat tenun tradisional yang seolah menjadi musik pengiring hari-harinya, seorang perempuan tangguh dari pedalaman Kapuas Hulu yang pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, bekerja dalam sunyi.
Helai demi helai benang ia pintal, bukan sekadar untuk menyambung hidup, melainkan untuk merajut sebuah warisan, sebuah asa, dan sebuah identitas.
Ia bernama Yuliana Sherly, penenun dan satu-satunya kekuatan di balik jenama Nuitha Tenun Sidan, sebuah permata tersembunyi dari khazanah wastra di Kalimantan Barat.
Dalam sebuah wawancara eksklusif (10/7/2025), Yuliana dengan rendah hati membagikan perjalanannya.
Ia bukanlah pewaris langsung sebuah dinasti penenun, melainkan seorang pejuang tunggal yang jatuh cinta pada kerumitan dan keindahan tenun.
“Nama saya Yuliana Sherly, saya sebagai penenun asli Tenun Sidan,” ujarnya membuka percakapan.

“Kalau sekarang sih (usaha ini) perorangan, karena saya sendiri yang menenun,” lanjutnya, sebuah kalimat yang menyiratkan keteguhan sekaligus tantangan besar yang dihadapinya setiap hari.
Kisah Nuitha Tenun Sidan adalah kisah nyata semangat kewirausahaan mikro yang berakar kuat pada tradisi.
Dimulai pada tahun 2010 setelah belajar dari kerabatnya, Yuliana kini menjadi pusat dari seluruh proses bisnis, mulai dari membuat alat tenun tradisionalnya sendiri, merancang motif, menenun dengan ketelitian tinggi.
Akar Budaya Iban dalam Selembar Kain
Tenun Sidan yang ditekuni Yuliana berasal dari sebuah kebudayaan suku Iban di Kapuas Hulu. Setiap lembar kain yang ia hasilkan adalah kanvas yang bercerita.
“Dia berasal dari daerah Iban. Tepatnya di Kapuas Hulu,” jelasnya. Lokasi geografis dan budaya ini secara langsung memengaruhi setiap aspek karyanya, terutama pada palet warna dan ragam hias.
“Ciri khasnya dia mayoritas berwarna merah dan kuning,” ungkap Yuliana. Merah, seringkali melambangkan keberanian dan semangat hidup dalam banyak kebudayaan Dayak, berpadu dengan kuning yang memancarkan keagungan dan kemuliaan.

Kombinasi warna yang berani ini menjadi identitas visual yang kuat bagi Nuitha Tenun Sidan, membuatnya mudah dikenali dan menonjol.




- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
