Jumat, 22 Mei 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Merajut Asa dari Kapuas Hulu

Merajut Asa dari Kapuas Hulu

  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah denting ritmis alat tenun tradisional yang seolah menjadi musik pengiring hari-harinya, seorang perempuan tangguh dari pedalaman Kapuas Hulu yang pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, bekerja dalam sunyi.

Helai demi helai benang ia pintal, bukan sekadar untuk menyambung hidup, melainkan untuk merajut sebuah warisan, sebuah asa, dan sebuah identitas.

Ia bernama Yuliana Sherly, penenun dan satu-satunya kekuatan di balik jenama Nuitha Tenun Sidan, sebuah permata tersembunyi dari khazanah wastra di Kalimantan Barat.

Dalam sebuah wawancara eksklusif (10/7/2025), Yuliana dengan rendah hati membagikan perjalanannya.

Ia bukanlah pewaris langsung sebuah dinasti penenun, melainkan seorang pejuang tunggal yang jatuh cinta pada kerumitan dan keindahan tenun.

“Nama saya Yuliana Sherly, saya sebagai penenun asli Tenun Sidan,” ujarnya membuka percakapan.

“Kalau sekarang sih (usaha ini) perorangan, karena saya sendiri yang menenun,” lanjutnya, sebuah kalimat yang menyiratkan keteguhan sekaligus tantangan besar yang dihadapinya setiap hari.

Kisah Nuitha Tenun Sidan adalah kisah nyata semangat kewirausahaan mikro yang berakar kuat pada tradisi.

Dimulai pada tahun 2010 setelah belajar dari kerabatnya, Yuliana kini menjadi pusat dari seluruh proses bisnis, mulai dari membuat alat tenun tradisionalnya sendiri, merancang motif, menenun dengan ketelitian tinggi.

Akar Budaya Iban dalam Selembar Kain

Tenun Sidan yang ditekuni Yuliana berasal dari sebuah kebudayaan suku Iban di Kapuas Hulu. Setiap lembar kain yang ia hasilkan adalah kanvas yang bercerita.

“Dia berasal dari daerah Iban. Tepatnya di Kapuas Hulu,” jelasnya. Lokasi geografis dan budaya ini secara langsung memengaruhi setiap aspek karyanya, terutama pada palet warna dan ragam hias.

“Ciri khasnya dia mayoritas berwarna merah dan kuning,” ungkap Yuliana. Merah, seringkali melambangkan keberanian dan semangat hidup dalam banyak kebudayaan Dayak, berpadu dengan kuning yang memancarkan keagungan dan kemuliaan.

Kombinasi warna yang berani ini menjadi identitas visual yang kuat bagi Nuitha Tenun Sidan, membuatnya mudah dikenali dan menonjol.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Caping Mendawai Rumah Pengrajin Caping Di Pontianak Play Button photo_camera 4

    Kampung Caping Mendawai Rumah Pengrajin Caping Di Pontianak

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Bagi masyarakat awam, mungkin pernah terlintas pertanyaan saat melihat caping dan tudung saji warna warni yang menjadi hiasan dinding untuk mempercantik dekorasi atau homedecor. Dari mana bisa mendapatkan topi caping hias yang khas itu, siapa pembuatnya, dan di mana pusat produksinya? Nah dari pertanyaan itu kami akan mencoba untuk mengupas pertanyaan tersebut […]

  • Boyan Craft, Kerajinan Tangan Keren dari Pontianak Play Button photo_camera 4

    Boyan Craft, Kerajinan Tangan Keren dari Pontianak

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di tengah hiruk pikuk dunia yang serba cepat dan digital, sebuah kisah inspiratif lahir dari ketekunan, hobi dan sentuhan tangan yang tulus. Adalah Dewi Arisanti, seorang ibu rumah tangga di Pontianak yang berhasil menyulap hobi dan waktu luangnya menjadi pengusaha UMKM di bidang kerajinan tangan. Melalui merek Boyan Craft, Ibu Dewi Arisanti […]

  • Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya Play Button

    Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) Dari sebuah keisengan untuk hadiah Imlek puluhan tahun silam, sebuah karya unik lahir dan kini menembus pasar Internasional. Inilah kisah Ibu Cici pengusaha UMKM dari Kubu Raya di bidang kerajinan tangan (kriya), yang mengolah akar keladi air menjadi berbagai kerajinan anyaman, seperti tas, topi, tempat tisu, dan lain-lain. Tanaman keladi air […]

  • Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas Play Button photo_camera 5

    Sahidah Songket Kisah 3 Generasi Pelestari Tenun Sambas

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di sebuah sudut negeri yang kaya akan budaya, di tengah gempuran modernisasi dan produk pabrikan yang seragam, sebuah home industri berdiri teguh. Napasnya adalah tradisi, denyutnya adalah dedikasi. Namanya Sahidah Songket, sebuah jenama yang tidak hanya menjual selembar kain, tetapi juga merajut kisah, melestarikan warisan, dan memperjuangkan keaslian tenun Sambas. Di balik […]

  • Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava Play Button photo_camera 5

    Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) – (11/7/2025) Di sebuah sudut kota yang tenang, jauh dari bisingnya suara kendaraan, sebuah kisah pengusaha UMKM yang luar biasa lahir dari air mata dan keputusasaan. Ini adalah cerita tentang Sumanji dan Suyati, pasangan suami-istri di balik merek “Kripik Jamur Dava”. Perjalanan mereka bukan sekedar tentang menciptakan camilan renyah, melainkan sebuah […]

  • Lebih dari Sekadar Pameran Gratis: Cara BI Angkat UMKM Pontianak ke Panggung Nasional photo_camera 5

    Lebih dari Sekadar Pameran Gratis: Cara BI Angkat UMKM Pontianak ke Panggung Nasional

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Ajang Giwata Borneo Expo 2025 bukan sekadar pameran biasa. Bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI), acara yang digelar selama empat hari ini menjadi panggung pembuktian dan batu loncatan menuju level yang lebih tinggi. (29/6/2025) Pameran yang berlangsung pada Kamis hingga Minggu (26-29/6/2025) tersebut menjadi wadah […]

expand_less