Senin, 1 Jun 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Tak Sekadar Brand, Betanun Membawa Asa, Warisan dan Martabat Tenun Sambas

Tak Sekadar Brand, Betanun Membawa Asa, Warisan dan Martabat Tenun Sambas

  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025

PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah derasnya arus modernisasi yang kerap menggeser suatu tradisi, sebuah cerita tentang dedikasi, pemberdayaan dan visi besar lahir dari sebuah desa terpencil di Kabupaten Sambas.

Cerita itu bernama “Betanun”, sebuah inisiatif yang tidak hanya menghasilkan kain tenun eksklusif, tetapi juga merajut kembali harapan para pengrajinnya, memastikan warisan budaya wastra tenun Sambas tidak hilang dimakan oleh waktu.

Di balik merek Betanun, berdiri seorang pemuda bernama Erwansah. Ia bukan sekadar pemilik bisnis akan tetapi ia adalah seorang penggagas, seorang penjaga tradisi, dan seorang jembatan yang menghubungkan tangan-tangan terampil di pedalaman dengan pasar global yang mendambakan keaslian.

Dalam sebuah wawancara eksklusif (8/7/2025) dikediamannya, Erwansah membagikan perjalanan, filosofi dan mimpi besarnya untuk Betanun dan masyarakat yang ia rangkul.

Sebuah Panggilan dari Pedalaman

Kisah Betanun dimulai pada tahun 2017, lahir dari sebuah keprihatinan yang mendalam. Erwansah, dengan kepekaan seorang putra daerah, melihat sebuah ironi yang menyakitkan.

Di satu sisi, ada para pengrajin tenun dengan keahlian turun-temurun yang luar biasa. Di sisi lain, mereka terisolasi, kesulitan memasarkan mahakarya mereka, dan terancam kehilangan mata pencaharian sekaligus identitas budayanya.

“Inspirasinya itu datang dari para pengrajin di sana yang kesulitan untuk menjual produknya,” ungkap Erwansah dengan sorot mata yang merefleksikan keseriusan misinya. Ini bukan keputusan instan.

Butuh waktu tiga tahun baginya untuk turun langsung, membangun kepercayaan, berkomunikasi dari hati ke hati, dan akhirnya menjalin sebuah ikatan kerja sama yang kuat. “Saya turun selama tiga tahun untuk berkomunikasi dengan mereka, untuk bekerja sama,” tambahnya.

Lokasi produksi Betanun bukanlah di pusat kota yang Glamor. Jantungnya berdetak di Desa Jirak dan Tinguli, sebuah pelosok di Kabupaten Sambas yang bahkan untuk mencapainya harus menyeberangi sungai.

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar Play Button photo_camera 3

    Air Serbat atau Sirop Serbat minuman Khas Melayu Kalbar

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Era di mana lidah dan gaya hidup terus-menerus dibombardir oleh produk-produk ultra-proses dan serba instan muncul sebuah kerinduan akan sesuatu yang otentik, salah satu dari produk UMKM Pontianak Sirop Serbat Khas Pontianak. Minuman Air Serbat atau Sirop Serbat yaitu minuman Tradisional Indonesia khas Melayu di Kalbar yang sering disajikan dalam upacara adat serta […]

  • Cahaya, Pouch Etnik Keren Oleh oleh Pontianak Play Button photo_camera 6

    Cahaya, Pouch Etnik Keren Oleh oleh Pontianak

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Bagi pelancong dan wisatawan memilih buah tangan atau oleh-oleh adalah suatu pilihan yang sering kali menjadi kewajiban, tak jarang buah tangan itu harus khas, berkesan, ringan di bawa, awet dan tentu saja, ramah di kantong. Inilah kisah inspirasi untuk para pengusaha UMKM atau yang ingin terjun ke dunia UMKM, Ibu Catur Rinna […]

  • Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya Play Button

    Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – (infoumkmkalbar) Dari sebuah keisengan untuk hadiah Imlek puluhan tahun silam, sebuah karya unik lahir dan kini menembus pasar Internasional. Inilah kisah Ibu Cici pengusaha UMKM dari Kubu Raya di bidang kerajinan tangan (kriya), yang mengolah akar keladi air menjadi berbagai kerajinan anyaman, seperti tas, topi, tempat tisu, dan lain-lain. Tanaman keladi air […]

  • LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    LPPOM MUI Kalbar: Menjembatani Jurang Digital UMKM Demi Sertifikasi Halal

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) – Di tengah tuntutan regulasi yang mewajibkan sertifikasi halal, sebuah tantangan tersembunyi justru menjadi penghambat utama bagi ribuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat, sebut saja jurang digital. Gagap Teknologi (gaptek) dan kerumitan birokrasi menjadi sebuah tembok tinggi yang sulit dipanjat. Menjawab keresahan ini, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan […]

  • KeGia Memadukan Pesona Batu Alam dan Tenun Khas Kalbar Play Button photo_camera 6

    KeGia Memadukan Pesona Batu Alam dan Tenun Khas Kalbar

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Di sebuah sudut Kota Khatulistiwa, dari jemari terampil seorang perempuan bernama Maya Noviza, lahir sebuah mahakarya yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga membisikkan cerita. Cerita tentang gairah yang ditemukan kembali, tentang cinta pada warisan budaya, dan tentang sebuah bisnis yang dirawat layaknya seorang anak. Inilah KeGia, sebuah jenama (brand) aksesoris premium […]

  • Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru photo_camera 4

    Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mengolah Potensi Rebung Bonti untuk Kemandirian Ekonomi dan Kelestarian Alam SANGGAU – (infoumkmkalbar) ELPAGAR bersama Pemdes Empodis, Disperindagkop UM Kabupaten Sanggau, dan Loka Kreasi UMKM, dengan dukungan Yayasan Solidaritas Dana Nusantara, menggelar pelatihan life skill bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Empodis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Empodis dan Dusun Mua, yang keduanya berada […]

expand_less