Senin, 1 Jun 2026
light_mode
Beranda » Inspirasi » Tak Sekadar Brand, Betanun Membawa Asa, Warisan dan Martabat Tenun Sambas

Tak Sekadar Brand, Betanun Membawa Asa, Warisan dan Martabat Tenun Sambas

  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025

Ia melihat banyak generasi tua yang usianya sudah rentan, sementara anak-anak muda lebih memilih merantau untuk mencari pekerjaan lain.

“Budaya di sana sudah mulai, generasi kebudayaan sudah mulai tidak suka dengan menenun,” kenangnya tentang kondisi awal.

Namun, ia tidak menyerah. “Saya selalu memotivasi anak muda di sana untuk terus mengembangkan tenunnya.”

Usahanya berbuah manis. Kini, di antara pengrajin senior yang usianya mencapai 63 tahun, telah hadir wajah-wajah baru yang lebih muda, siap melanjutkan tongkat estafet.

“Saya sudah punya pelestarian pengrajinnya, sudah ada, khususnya anak-anak mereka,” katanya bangga.

Visi Erwansah untuk Betanun tidak berhenti di pasar domestik. Ia menatap jauh keatas panggung Internasional. “Targetnya tidak hanya di pasar Nasional, tapi ke Internasional,” tegasnya.

Keberhasilannya sejauh ini menjadi bukti bahwa visinya bukan hanya ucapan semata namun hasil dari kerja keras selama 10 tahun lamanya. “Sejauh ini baik-baik saja, bahkan kita sudah mengantri untuk satu tahun ke depan, sudah ada orderan.”

Di masa depan, ia juga berencana untuk mengolah limbah tenun menjadi karya baru, menunjukkan komitmennya pada prinsip keberlanjutan (sustainability).

Ia juga sadar tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. “Saya sangat butuh kerja sama. Saya tidak pandang bulu siapa orangnya, yang penting dia bisa men-support kami sebagai pengrajin,” ujarnya, membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkontribusi.

Harapan untuk Generasi Muda dan Panggilan untuk Semua

Di akhir perbincangan, Erwansah menitipkan sebuah harapan besar, terutama untuk generasi muda. Ia berharap mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga agen promosi bagi wastra dari daerah mereka sendiri.

“Harapan saya, mereka juga membantu mempromosikan wastra mereka yang sudah turun temurun. Terus, mereka juga harus belajar sedikit-sedikit, dan jangan malu untuk menggunakan wastra,” pesannya.

Ia menekankan bahwa wastra kini bisa dipadukan dengan gaya busana sehari-hari, membuatnya relevan dan keren untuk dipakai anak muda.

Kepada pemerintah dan masyarakat luas, harapannya jelas: dukungan. Dukungan dalam bentuk promosi, bantuan pembiayaan untuk menjaga keberlangsungan produksi, dan yang terpenting, dengan membeli dan memakai produk lokal. “Mereka harus memakai juga, membantu memakai dan membeli produknya kami,” pintanya.

Perjalanan Betanun adalah sebuah mahakarya itu sendiri. Ini adalah narasi tentang bagaimana satu orang dengan visi yang jelas mampu mengubah nasib sebuah komunitas, melestarikan budaya yang nyaris pudar, dan membuktikan bahwa produk dari desa terpencil pun bisa “merajai” pasar global.

Erwansah dan para perempuan tangguh di Desa Jirak dan Tinguli tidak hanya menenun benang. Mereka menenun harapan, menenun kemandirian, dan menenun masa depan yang lebih cerah untuk wastra Sambas.

Dan cerita mereka layak untuk didengar, didukung, dan dirayakan oleh seluruh Indonesia. Harapannya sederhana namun kuat, “Semoga Betanun tetap terus berkembang dan makin merajarela ke mana pun pasarnya.” (Ar-S)

  • Penulis: Arbi
  • Editor: Sonny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desainer Ternama “Denny Wirawan” Angkat Keindahan Wastra Kalbar Play Button photo_camera 4

    Desainer Ternama “Denny Wirawan” Angkat Keindahan Wastra Kalbar

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • 0Komentar

    PONTIANAK – (infoumkmkalbar) Desainer ternama asal Indonesia Denny Wirawan pada hari Senin, 28 Juli 2025 mengunjungi “Galeri Betanun” yang beralamat di MS Gardenia Residence No.G3, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kunjungan desainer kondang di Indonesia ini bukan merupakan yang pertama kali. “Ini pertemuan ke dua kami, yang beliau datang langsung ke galeri Betanun,” ungkap Erwan. […]

  • Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava Play Button photo_camera 5

    Kisah Jatuh Bangun Pasangan Sumanji dan Suyati Mengubah Jamur Tiram Putih Menjadi Kripik Jamur Dava

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • 0Komentar

    “Saya nggak pernah merasa disaingi. Rezeki, Yang Kuasa yang ngatur. Rezeki tidak akan pernah tertukar,” ucap Sumanji dengan bijak. Prinsip mulia ini mereka wujudkan dalam tindakan nyata. Mereka telah mengajari dan membina beberapa warga sekitar, termasuk janda dan anak yatim piatu, untuk membudidayakan jamur. Hebatnya, mereka juga menjadi penampung hasil panen dari binaan mereka, terutama […]

  • Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya Play Button

    Cici Ar: Kerajinan Tangan Akar Keladi Air Dari Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    “Kalau matahari terik, 3 sampai 4 jam bisa kering, tapi kalau musim hujan bisa berhari-hari,” tuturnya. Setelah kering, barulah akar-akar itu siap dianyam oleh tangan-tangan terampil para pengrajin. Untuk membuatnya lentur dan mudah dibentuk, akar kering akan dicelupkan kembali ke dalam air sebelum dianyam menjadi berbagai bentuk yang menawan. Kualitas dan keunikan inilah yang membawa […]

  • Upaya Camat Pontianak Utara Untuk Memperkenalkan dan Melestarikan Tanjak Sebagai Identitas Budaya Melayu di MTQ photo_camera 4

    Upaya Camat Pontianak Utara Untuk Memperkenalkan dan Melestarikan Tanjak Sebagai Identitas Budaya Melayu di MTQ

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • 0Komentar

    Upaya pelestarian ini, menurutnya, menjadi jawaban atas kekhawatiran terkikisnya pengetahuan budaya di kalangan generasi muda. Pembinaan Berkelanjutan Untuk memastikan kualitas dan profesionalisme, Kecamatan Pontianak Utara menerapkan proses kurasi yang ketat bagi UMKM yang ingin berpartisipasi dalam setiap event. “Kami lakukan proses selektif. Pertama, kami cek apakah UMKM tersebut sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Jika […]

  • Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru photo_camera 4

    Rebung Dayak Muduk, Sumber Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mengolah Potensi Rebung Bonti untuk Kemandirian Ekonomi dan Kelestarian Alam SANGGAU – (infoumkmkalbar) ELPAGAR bersama Pemdes Empodis, Disperindagkop UM Kabupaten Sanggau, dan Loka Kreasi UMKM, dengan dukungan Yayasan Solidaritas Dana Nusantara, menggelar pelatihan life skill bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Empodis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Empodis dan Dusun Mua, yang keduanya berada […]

  • Tifara Cookies: Nastar Dan Kurma Kacang Khas Pontianak Play Button photo_camera 3

    Tifara Cookies: Nastar Dan Kurma Kacang Khas Pontianak

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • 0Komentar

    “Ternyata responsnya luar biasa, langsung meledak dan menggeser popularitas produk lama. Sampai sekarang, kue pati kentang menjadi andalan kami.” Langkah ini menunjukkan bahwa dalam pandangan Titin, inovasi bukanlah pilihan, melainkan keharusan untuk tetap relevan dan memenangkan hati pelanggan. Tantangan Pemasaran dan Prinsip Harga Perjalanan Tifara tidak selamanya mulus. Titin secara terbuka mengakui bahwa tantangan terbesar […]

expand_less