Upaya Camat Pontianak Utara Untuk Memperkenalkan dan Melestarikan Tanjak Sebagai Identitas Budaya Melayu di MTQ
- calendar_month Kamis, 3 Jul 2025

Upaya pelestarian ini, menurutnya, menjadi jawaban atas kekhawatiran terkikisnya pengetahuan budaya di kalangan generasi muda.
Pembinaan Berkelanjutan
Untuk memastikan kualitas dan profesionalisme, Kecamatan Pontianak Utara menerapkan proses kurasi yang ketat bagi UMKM yang ingin berpartisipasi dalam setiap event.
“Kami lakukan proses selektif. Pertama, kami cek apakah UMKM tersebut sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Jika produknya makanan, kami pastikan sudah memiliki sertifikasi halal. Ini adalah standar minimal yang kami terapkan,” paparnya.
Dukungan ini tidak berhenti pada satu acara saja. Bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK, khususnya melalui Pokja II yang membidangi UMKM, pembinaan dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan.
Tujuannya jelas: memastikan UMKM di Pontianak Utara dapat terus berkembang, meningkatkan pendapatan, dan usahanya berjalan berkelanjutan.
“Harapan terbesar kami adalah UMKM di Pontianak Utara dapat terus berkembang besar. Pembinaan yang kami lakukan tidak boleh berhenti setelah event selesai, tetapi harus berkesinambungan agar masyarakat benar-benar berdaya,” tutup Indrawan.
Melalui panggung MTQ, Kecamatan Pontianak Utara tidak hanya berpartisipasi dalam sebuah seremoni, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa kemajuan ekonomi dan pelestarian identitas budaya dapat berjalan beriringan, menghasilkan kesejahteraan yang kokoh dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Ar-S)



- Penulis: Arbi
- Editor: Sonny
